PEKANBARU,RIAUSATU.COM-Nilai ekspor Riau berdasarkan harga Free On Board (FOB) pada April 2017 mencapai US$ 1,18 miliar atau mengalami penurunan sebesar 18,58 persen dibanding ekspor pada Maret 2017 sebesar US$ 1,45 miliar.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Riau, Ir S Aden Gultom MM dalam pertemuan rilis dengan wartawan menyebutkan, secara kumulatif, nilai ekspor Januari hingga April 2017 sebesar US$ 5,51 miliar atau naik sebesar 36,26 persen dibanding periode yang sama pada 2016 yang besarnya US$ 4,05 miliar, dengan peran migas sebesar 15,03 persen dan non migas 84,97 persen. Pada April 2017, kontribusi seluruh ekspor Riau terhadap nasional sebesar 8,96 persen.
"Ekspor migas pada April 2017 mencapai US$ 173,04 juta atau turun 22,64 persen dibanding ekspor migas pada Maret 2017 yang mencapai US$ 223,68 juta. Sementara selama Januari hingga April 2017, ekspor migas mencapai US$ 828,25 juta atau mengalami penurunan sebesar 9,09 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai US$ 911,05 juta. Pada April 2017, kontribusi ekspor migas Riau terhadap ekspor migas nasional sebesar 17,71 persen," ujar Aden, Jumat (2/6/2017) di kantor BPS Riau, Jalan Pattimura, Pekanbaru.
Untuk ekspor non migas pada April 2017, kata Aden, mencapai US$ 1,01 miliar atau turun 17,83 persen dibanding ekspor non migas pada Maret 2017 sebesar US$ 1,22 miliar.
"Sedangkan ekspor non migas periode Januari hingga April 2017 sebesar US$ 4,68 miliar atau naik 49,94 persen dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya yaitu sebesar US$ 3,13 miliar. Pada April 2017, kontribusi ekspor non migas Riau terhadap ekspor non migas nasional sebesar 8,25 persen," katanya.
Masih dikatakannya, nilai impor Riau pada April 2017 mencapai US$ 82,23 juta atau turun sebesar 0,31 persen dibanding impor pada Maret 2017 yang mencapai US$ 82,49 juta.
"Secara kumulatif, nilai impor pada Januari hingga April 2017 sebesar US$ 343,72 juta atau turun 19,86 persen dibandingkan periode yang sama pada 2016 sebesar US$ 428,89 juta. Pada April 2017, kontribusi seluruh impor Riau terhadap nasional sebesar 0,69 persen," jelas Aden.
Aden menambahkan, impor migas pada April 2017 mencapai US$ 23,13 juta atau turun 11,87 persen dibanding impor migas pada Maret 2017 yang besarnya US$ 26,24 juta. Sebaliknya, impor migas pada Januari hingga April 2017 sebesar US$ 78,49 juta atau naik sebesar 23,08 persen dibandingkan dengan Januari hingga April 2016 yang besarnya US$ 63,77 juta. Pada April 2017, kontribusi impor migas Riau terhadap impor migas nasional sebesar 1,44 persen.
"Impor non migas pada April 2017 mencapai US$ 59,10 juta atau naik 5,08 persen dibanding impor non migas pada Maret 2017 yang besarnya US$ 56,24 juta. Sebaliknya, impor non migas pada Januari hingga April 2017 mengalami penurunan sebesar 27,36 persen dari US$ 365,12 juta menjadi US$ 265,23 juta. Pada April 2017, kontribusi impor non migas Riau terhadap impor non migas nasional sebesar 0,57 persen. Neraca perdagangan Riau pada April 2017 surplus sebesar US$ 1,10 miliar, sementara selama Januari hingga April 2017 surplus sebesar US$ 5,17 miliar," pungkasnya.(fat)