JAKARTA, RIAUSATU.COM-Harga minyak berbalik naik pada Jumat (Sabtu pagi WIB). Harga emas hitam naik karena berkurangnya kekhawatiran keputusan potensial Inggris pekan depan untuk keluar dari Uni Eropa.
Pasar juga didukung oleh Dolar Amerika Serikat (USD) yang lebih lemah, membuat minyak mentah dalam denominasi Dolar lebih murah bagi pembeli yang menggunakan mata uang lainnya.
''Aliran perdagangan penghindaran risiko (risk-off) sehari yang lalu telah menjadi pengambilan risiko (risk-on), setidaknya untuk saat ini,'' kata Tim Evans di Citi Futures seperti ditulis Antara, Sabtu (18/6/2016), dilansir merdeka.com.
Selain itu, pasar saham Eropa menguat dengan beralihnya spekulasi bahwa Inggris akan memilih tetap di Uni Eropa pada Kamis depan.
Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli melonjak USD 1,77 menjadi berakhir di USD 47,98 per barel di New York Mercantile Exchange.
Di London, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Agustus, patokan global, naik USD 1,98 menjadi menetap di USD 49,17 per barel.
Selama seminggu perdagangan bergelombang di pasar yang diguncang oleh kekhawatiran keputusan pro-Brexit pada referendum 23 Juni, harga WTI telah turun 2,2 persen dan Brent turun 2,7 persen.
''Kami pikir minyak mentah akan mengalami kesulitan mempertahankan reli hari ini dan tetap berisiko untuk terkoreksi lebih dalam ke sisi negatifnya,'' kata Evan. (dri)