ekonomi

Tarif Listrik Juni Naik, Ini Alasan Bos PLN

Redaktur
Selasa, 31 Mei 2016 | 10:48 WIB

JAKARTA, RIAUSATU.COM-Terkait kenaikan tarif setrum untuk tagihan Juni yang bertepatan dengan masuknya Bulan Puasa, PT PLN (Persero) salahkan nilai tukar dolar AS.

Selanjutnya, Direktur Utama PLN, Sofyan Basir menyebutkan, ada tiga komponen pembentuk tarif listrik khusus untuk pelanggan yang terkena tarrif adjusment, di antaranya inflasi, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, serta harga rata-rata minyak mentah Indonesia (Indonesia Crude Price/ICP).

Sedangkan faktor utama yang memengaruhi harga setrum bulan Juni, kata Sofyan adalah nilai tukar rupiah terhadap US$. ''Kurs yang paling berpengaruh,'' kata Sofyan di Jakarta, Senin (30/5/2016), sebagaimana dilansir inilah.com.

Kata mantan Direuktur Utama BRI ini, meski beberapa pembangkit listrik masih menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM), tapi porsinya sangatlah kecil. Karena itu, pergerakan ICP belum berpengaruh besar terhadap penyesuaian tarif listrik. ''Kenapa kita naik tipis? Karena komponen kita punya BBM kecil sekali,'' kata Sofyan.

Pengaruh nilai tukar, kata Sofyan juga akibat jual-beli listrik yang diterapkan melaui dollar AS sejak lama. Independen Power Producer (IPP) atau pengembang listrik swasta hanya berkeinginan dibayar listriknya melalui dollar AS. ''IPP kita bayarnya pakai dolar,'' tutur Sofyan.

Berikut 12 pelangan yang terkena penyesuaian tarif listrik periode Juni 2016:
- Tarif Tegangan Rendah (TR) adalah untuk R1/1.300 VA, R1/2.200 VA, R2/3.500 VA-5.500 VA, R3/6.600 VA ke atas, B2/6.600 VA-200 kVA, P1/6.600-200 kVA, dan P3,"
- Tarif Tegangan Menengan (TM) adalah untuk B3/>200 kVA, I3/>200 kVA, dan P2/>200 kVA.
- Tarif Tegangan Tinggi (TT) adalah untuk I-4/30 MVA ke atas. (dri)

Tags

Terkini

Hore! Bansos PKH Tahap 3 2026 Segera Cair

Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:43 WIB

Utang Luar Negeri RI Tembus Segini

Jumat, 17 Juli 2026 | 08:29 WIB

Kemenaker Buka Program Magang Nasional 2026

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:50 WIB

Magang Nasional 2026 Resmi Dibuka Hari Ini

Rabu, 15 Juli 2026 | 08:48 WIB