ekonomi

Ramadhan di Depan Mata, Harga Sembako pun Mulai Naik

Redaktur
Rabu, 18 Mei 2016 | 18:01 WIB

PEKANBARU, RIAUSATU.COM-Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Riau bersama tim terpadu, yakni Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan, (BBPOM), Bank Indonesua (BI) serta kepolisian tinjau dua pasar dan gudang distributor makanan. Dari hasil peninjauan ini, belum ada ditemukan makanan kemasan yang sudah kadaluarsa ada ilegal. Kecuali kenaikan harga sejumlah bahan pokok baik yang ada di pasar-pasar tradisional mau pun distributor itu sendiri.

''Memang dari peninjauan kita tadi seperti di pasar pagi arengka, pasar cik Puan atau pun di gudang distributor mulai ada kenaikan harga barang makanan,'' kata Kepala Disperindag Riau Firdaus, Rabu (18/5/16).

Kenaikan sejumlah barang makanan tersebut seperti cabe yang mengalami kenaikan harga rata-rata Rp2 ribu sampai Rp3 ribu. Jika harga diagen berkisar Rp19 ribu, namun untuk enceran Rp23 ribu sampai dengan Rp24 ribu. Selain itu bawang merah perkilonya dijual Rp12 ribu jika dibeli dari agen. Namun dijual ditingkat enceran berkisar Rp16 ribu.

Ada pun kenaikan harga bawang rata-rata berkisar Rp2 ribu sampai Rp3 ribu. Selain itu, harga daging juga masih bertahan dari harga normal sebesar Rp120 ribu. Harga ini menurutnya, belum ada terjadi penurunan sejak awal tahun lalu.

''Untuk mengantisipasi kenaikan harga menjelang Ramadhan ini, kita akan lakukan operasi pasar. Nanti kita akan lagi rapatkan dimana titik yang akan dilakukan operasi pasar tersebut,'' ungkap Firdaus, sebagaimana dilansir riauterkini.com. (dri)




Tags

Terkini