ekonomi

Pedagang Elpiji Tak Khawatir Pemerintah Kembangkan Jargas

Redaktur
Sabtu, 9 April 2016 | 15:37 WIB

JAKARTA, RIAUSATU.COM-Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana mengurangi subsidi untuk Liquid Petroleum Gas (LPG) alias elpiji secara bertahap mulai tahun 2017. Jika disetujui DPR, maka subsidi BBM akan dialihkan untuk pengembangan jaringan gas (jargas) kota.

Jaringan gas akan menggantikan keberadaan gas elpiji yang saat ini dijual dalam bentuk tabung. Karena, gas dalam jargas akan dialirkan langsung ke rumah masyarakat melalui pipa.

Meski begitu, pedagang elpiji yang saat ini masih menjual gas dalam bentuk tabung mengaku tak khawatir dengan hal ini.

''Kalau saya baru dengar juga soal jargas itu, tapi nggak khawatir sih untuk saat ini, malah bagus juga kalau ada jargas itu saya juga tertarik,'' kata Riyanti, salah satu agen elpiji 3 kg di Jatiwaringin, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (9/4/2016), sebagaimana dilansir detikFinance.

Terkait pemanfaatan jargas ini, ia mengaku saat ini belum ada sosialisasi di daerahnya tinggal. Di kawasan tempat tinggalnya pun diakui belum ada jaringan gas yang menjangkau rumah warga.

''Belum ada sih warga sini yang pakai jargas itu, saya malah kan tadi baru dengar,'' ungkapnya. (dri)


Tags

Terkini

Hore! Bansos PKH Tahap 3 2026 Segera Cair

Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:43 WIB

Utang Luar Negeri RI Tembus Segini

Jumat, 17 Juli 2026 | 08:29 WIB

Kemenaker Buka Program Magang Nasional 2026

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:50 WIB

Magang Nasional 2026 Resmi Dibuka Hari Ini

Rabu, 15 Juli 2026 | 08:48 WIB