ekonomi

PT Atum Serahkan CSR Mesin Perontok Padi, Anto Cemara: Bagus untuk Antisipasi Dampak El Nino

Minggu, 18 Juni 2023 | 22:24 WIB
Foto bersama Wali Nagari Koto Alam Syahrial Dt. Majo (paling kanan), PR PT Atum Alfianto (nomor dua dari kanan) dan perangkat Nagari Koto Alam usai penyerahan bantuan mesin perontok padi di kantor wali nagari setempat. (f: ist)

LIMAPULUH KOTA, RIAUSATU.COM - PT Atika Tunggal Mandiri (Atum), yang bergerak di bidang penambangan batu andesit di Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota, menyerahkan bantuan mesin perontok padi.

Bantuan diperuntukan bagi Kelompok Tani Padang Juoh di Nagari Koto Alam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Jumat (16/6/2023). Diterima Wali Nagari Koto Alam, Syahrial Dt. Majo, bantuan diserahkan oleh Public Relation (PR) PT Atum, Alfianto SH.

Dalam kesempatan penyerahan CSR tersebut, Alfianto didampingi oleh KTT PT Atum, yaitu Jony Kasvarov ST. Sementara selaku owner di PT Atum adalah Eriyanto Dtk. Majo Kayo.

Dalam keterangannya, Alfianto mengatakan bahwa bantuan bersumber dari dana corporate social responsibility (CSR) PT Atum tahun ini, yang diberikan berdasarkan usulan yang masuk dari pemerintahan nagari.

"Alhamdulillah, tahun ini PT Atum menggelontorkan CSR untuk masyarakat di lokasi operasional perusahaan, yaitu Nagari Koto Alam dan Manggilang," ungkapnya. Pemberian CSR, terang Alfianto, berdasarkan proposal yang masuk, untuk kemudian dilakukan pengkajian layak atau tidaknya.

"Sebagian besar dalam bentuk barang," ungkap tokoh muda yang akrab dipanggil Anto Cemara ini. Tujuannya, menurut Anto Cemara, agar bantuan dinikmati oleh sebanyak mungkin orang dalam rentang waktu yang cukup lama.

Anto Cemara menilai bantuan mesin perontok padi sangat tepat, terutama untuk mengantisipasi dampak El Nino yang diprediksi akan melanda Indonesia tahun ini. "Ini bagian dari upaya peningkatan ketahanan pangan," sebutnya.

Dengan bantuan itu, menurut Anto Cemara, diharapkan petani makin giat berusaha tani, yang pararel dengan peningkatan produksi dan produktifitas hasil pertanian, terutama tanaman pangan.

"Nah, kalau sudah demikian, berarti itu sebagai bagian dari langkah antisipasi menghadapi dampak El Nino," sebutnya. El Nino, menurut Anto Cemara, yaitu terjadinya kemarau panjang, yang menyulitkan untuk melakukan usaha tani.

Pada bagian lain, Anto Cemara menjelaskan PT Atum memiliki komitmen yang tinggi untuk ambil bagian dalam upaya mensejahterakan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. "Prinsip manajemen, di mana pun perusahaan beroperasi tetap berupaya memberi kontribusi untuk kesejahteraan masyarakat tempatan," katanya.

Wali Nagari Koto Alam Syahrial Dt. Majo menyambut baik bantuan itu, dan mengucapkan terimakasih kepada PT Atum. "Bantuan seperti ini sangat besar artinya bagi masyarakat kami, terutama yang bergerak di sub-sektor tanaman pangan," ungkapnya.

Dt. Majo tidak menutup mata soal kesulitan yang dihadapi sebagian petani di nagari itu, terutama untuk menutupi biaya produksi seperti pengadaan pupuk dan penyewaan alat dan mesin pertanian (alsintan). "Dengan adanya alat ini, tentu akan sedikit membantu," ujarnya.

Dt. Majo juga menjelaskan komitmen pihaknya untuk menggenjot usaha di sub-sektor tanaman pangan. "Kalau selama puluhan tahun kegiatan turun ke sawah hanya dilakukan dua kali dalam setahun, akan kita tingkatkan menjadi tiga kali," bebernya.

Upaya ke arah itu, menurut Dt. Majo, disejalankan dengan pembenahan jaringan irigasi teknis, memperbaiki pendistribusian pupuk bersubsidi, dan melengkapi alsintan sehingga sesuai dengan kebutuhan.

 

Halaman:

Tags

Terkini

Hore! Bansos PKH Tahap 3 2026 Segera Cair

Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:43 WIB

Utang Luar Negeri RI Tembus Segini

Jumat, 17 Juli 2026 | 08:29 WIB

Kemenaker Buka Program Magang Nasional 2026

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:50 WIB

Magang Nasional 2026 Resmi Dibuka Hari Ini

Rabu, 15 Juli 2026 | 08:48 WIB