ekonomi

Heran dengan Pernyataan Rawa El Amadi, Emri: Apa yang Dibohongi, Itu Angka Resmi BPS

Minggu, 16 April 2023 | 21:37 WIB
Angka ekspor Riau termasuk tertinggi di Indonesia. (f: ist)

PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Kepala Bappeda Litbang Provinsi Riau, Emri Juliharnis, Ph.D mengaku heran dengan pernyataan Rawa El Amadi yang menuding Pemprov Riau membohongi rakyat menyangkut angka pertumbuhan ekonomi dan kesenjangan yang terjadi di daerah ini.

Pasalnya, menurut Emri, angka pertumbuhan ekonomi itu dirilis secara resmi dan berkala oleh BPS Provinsi Riau.

"Bagaimana kita membohongi? Itu kan secara resmi dirilis oleh BPS. Baik soal ekonomi, kemiskinan maupun soal pengangguran. Bukan Pemprov Riau yang buat angka-angka itu," tegas Emri di Pekanbaru, pada Minggu (16/04/2023).

Hal senada disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau Asep Riyadi, S.Si, MM.

Ia bahkan siap memberikan penjelasan secara panjang lebar jika diperlukan. Termasuk oleh Rawa.

"Semua kan terbuka saja. Kalau mau melihat angka-angka yang lebih rinci, buka saja website BPS. Semuanya ada. Bagaimana membohongi," ucap Asep, menegaskan.

Asep menyebut pernyataan Rawa yang melihat ekonomi Riau dari dua sisi, yaitu ekonomi yang berbasis industri besar seperti minyak, sawit, dan bubur kertas, serta ekonomi masyarakat yang umumnya masih dominan berbasis konsumsi, sebagai perbandingan yang tidak fair.

"Terminologinya tidak benar atau tidak tepat. Kalau mau membandingkan harus fair, silahkan bandingkan antar waktu (melihat progres), bandingkan antar skala usaha," ulas Asep.

"Kalau mau membandingkan komponen konsumsi rumahtangga? Silahkan bandingkan dengan konsumsi pemerintah, investasi, dan ekspor-impor. Bukan seperti itu (seperti pandangan Rawa)," tambahnya meluruskan.

Asep menyebut bahwa ekonomi secara umum memang dikuasai oleh konglomerasi. "Secara nasional sama saja, memang begitu. Tidak hanya di Riau," tegasnya.

Justru, tegas Asep, kalau ingin melihat lebih jauh, pertanyaan yang tepat adalah, apakah pertumbuhan ekonomi suatu daerah itu berkualitas atau tidak.

"Ini bisa dilihat misalnya, tenaga kerjanya bagaimana, ekspornya seperti apa," lanjut Asep.

Jika investasi banyak masuk, lalu bisa menyerap banyak tenaga kerja, tentu ini akan sangat berpengaruh kepada pertumbuhan ekonomi dan mengurangi angka pengangguran.

Faktanya, dari tahun ke tahun, investasi banyak masuk ke Riau. Bahkan Riau menjadi provinsi dengan realisasi investasi nomor lima tertinggi di Indonesia. Nomor satu di Pulau Sumatera.

Ekspor Riau juga termasuk yang tertinggi di Indonesia.

Halaman:

Tags

Terkini

Hore! Bansos PKH Tahap 3 2026 Segera Cair

Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:43 WIB

Utang Luar Negeri RI Tembus Segini

Jumat, 17 Juli 2026 | 08:29 WIB

Kemenaker Buka Program Magang Nasional 2026

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:50 WIB

Magang Nasional 2026 Resmi Dibuka Hari Ini

Rabu, 15 Juli 2026 | 08:48 WIB