ekonomi

Ini Tarif Listrik PLN yang Berlaku pada 13-19 Juli 2026

Minggu, 12 Juli 2026 | 16:29 WIB
Ilustrasi. (f: kompas.com)

 

JAKARTA, RIAUSATU.COM - Pemerintah telah menetapkan tarif listrik untuk seluruh pelanggan PLN yang berlaku pada 13-19 Juli 2026.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tarif listrik PLN pada triwulan III tahun 2026 atau Juli-September 2026 tidak berubah dari periode sebelumnya. Baca berita tanpa iklan.

Sebagai informasi, pelanggan prabayar memiliki besaran tarif listrik yang sama dengan pelanggan pascabayar. Pelanggan prabayar perlu membeli token listrik yang kemudian dimasukkan ke meteran untuk mendapatkan daya listrik.

Sementara itu, pelanggan pascabayar cukup membayar tagihan listrik setelah pemakaian dalam periode tertentu.

Lantas, berapa tarif listrk atua harga token listrik Juli 2026 tersebut?

Berikut ini daftar rincian tarif listrik per Juli 2026 untuk berbagai golongan pelanggan PLN:
Tarif listrik pelanggan rumah tangga:
Golongan R-1/TR kecil daya 900 VA-RTM: Rp 1.352 per kWh
Golongan R-1/TR kecil daya 1.300 VA: Rp 1.444,70 per kWh
Golongan R-1/TR kecil daya 2.200 VA: Rp 1.444,70 per kWh
Golongan R-2/TR menengah daya 3.500-5.500 VA: Rp 1.699,53 per kWh
Golongan R-3/TR,TM besar daya di atas 6.600 VA: Rp 1.699,53 per kWh.

Tarif listrik pelanggan bisnis:
Golongan B-2/TR kecil daya 6.600 VA-200 kVA: Rp 1.444,70 per kWh
Golongan B-3/TM,TT menengah daya di atas 200 kVA: Rp 1.114,74 per kWh.

Tarif listrik pelanggan industri:
Golongan I-3/TM daya di atas 200 kVA: Rp 1.114,74 per kWh
Golongan I-4/TT daya di atas 30.000 kVA: Rp 996,74 per kWh.

Tarif listrik keperluan fasilitas pemerintah dan penerangan jalanan umum:
Golongan P-1/TR daya 6.600 VA-200 kVA: Rp 1.699,53 per kWh
Golongan P-2/TM tegangan menengah daya di atas 200 kVA: Rp 1.522,88 per kWh
Golongan P-3/TR untuk penerangan jalan umum: Rp 1.699,53 per kWh
Golongan L/TR, TM, TT daya pada berbagai tegangan: Rp 1.644,52 per kWh.

Tarif listrik keperluan pelayanan sosial:
Golongan S-1/TR daya 450 VA: Rp 325 per kWh Golongan S-1/TR daya 900 VA: Rp 455 per kWh Golongan S-1/TR daya 1.300 VA: Rp 708 per kWh Golongan S-1/TR daya 2.200 VA: Rp 760 per kWh Golongan S-1/TR daya 3.500 VA-200 kVA: Rp 900 per kWh
Golongan S-2/TM daya lebih dari 200 kVA: Rp 925 per kWh.

Tarif listrik subsidi pelanggan rumah tangga: Golongan R-1/TR daya 450 VA: Rp 415 per kWh Golongan R-1/TR daya 900 VA: Rp 605 per kWh

Pembelian token PLN diketahui bakal selalu disesuaikan dengan tarif dasar listrik terkini yang berlaku.

Selain itu, nominal token listrik yang dibeli juga akan dipotong Pajak Penerangan Jalan (PPJ) daerah sesuai kebijakan pemerintah setempat.

Misalnya, PPJ Jakarta berikut ini: Sampai 2.200 VA: 2,4 persen 3.500-5.500 VA: 3 persen 6.600 VA ke atas: 4 persen.

Halaman:

Tags

Terkini

Terbuka Lowongan Kerja PELNI Services 2026

Jumat, 10 Juli 2026 | 13:30 WIB

Resmi Dibuka, Rekrutmen SKK Migas 2026

Rabu, 8 Juli 2026 | 22:49 WIB

Gen Z dan Investasi: Antara Analisis atau FOMO?

Senin, 6 Juli 2026 | 11:13 WIB