ekonomi

Di Balik Klaim Pemulihan TTM Blok Rokan, PHR Sembunyikan Data SSPLT

Jumat, 22 Mei 2026 | 21:39 WIB
Di Balik Klaim Pemulihan TTM Blok Rokan, PHR Sembunyikan Data SSPLT.

PEKANBARU, RIAUSATU.COM — Di tengah klaim percepatan pemulihan tanah terkontaminasi minyak (TTM) di wilayah kerja Blok Rokan, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) belum membuka data lokasi yang telah memperoleh Surat Status Penyelesaian Lahan Terkontaminasi (SSPLT).

Padahal, dokumen tersebut menjadi penanda resmi bahwa proses pemulihan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) telah dinyatakan selesai sesuai ketentuan pemerintah.

Sikap menyembunyikan atau tertutup itu memunculkan pertanyaan mengenai sejauh mana progres pemulihan TTM yang selama ini diklaim PHR telah berjalan signifikan.

“Saat ini kami fokus untuk pekerjaan pemulihan TTM agar tugas ini cepat selesai,” ujar Aryo Banowo, Pjs VP Remediation & Asset Retirement PHR Regional 1 Sumatra, pada Jumat, 22 Mei 2026.

Namun, ketika dimintai penjelasan mengenai jumlah lokasi yang telah mengantongi SSPLT, pihak PHR belum memberikan jawaban hingga berita ini diterbitkan.

Mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 33 Tahun 2009 tentang Tata Cara Pemulihan Lahan Terkontaminasi Limbah B3, suatu lokasi baru dapat dinyatakan selesai dipulihkan apabila telah memperoleh SSPLT dari otoritas lingkungan hidup.

Aryo mengatakan, proses pemulihan dilakukan menggunakan teknologi yang telah mendapat persetujuan pemerintah.

Metode yang diterapkan antara lain in-situ atau on-site bioremediasi, solidification bioremediation facility (SBF), hingga pengolahan oleh pihak ketiga yang memiliki izin.

BERITA TERKAIT:

https://www.riausatu.com/riau/42917149930/phr-tancap-gas-bersihkan-lahan-ttm-di-blok-rokan-sudah-20-lokasi-dipulihkan

Informasi yang dihimpun riausatu.com menyebutkan, pekerjaan pemulihan TTM dibagi dalam beberapa paket proyek.

Paket A dikerjakan KSO MZONE yang terdiri dari PT Multi Persada Servis, Zengzeng, PT Oriental Primasinergi Engineering, PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk, dan PT Adiguna Cakra Semesta (ACS).

Sementara Paket B dikerjakan KSO ISAC yang beranggotakan PT Andalas Karya Mulia, PT Sumi Gita Jaya, dan PT Indonesia Drilling Bersama, dengan tim leader Rudi Weldimar.

Adapun untuk Paket C, hingga kini nama perusahaan pelaksana belum diperoleh.

Berita sebelumnya, PHR menyatakan telah mempercepat program pemulihan TTM di Blok Rokan.

Halaman:

Tags

Terkini

Hore! Bansos PKH Tahap 3 2026 Segera Cair

Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:43 WIB

Utang Luar Negeri RI Tembus Segini

Jumat, 17 Juli 2026 | 08:29 WIB

Kemenaker Buka Program Magang Nasional 2026

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:50 WIB

Magang Nasional 2026 Resmi Dibuka Hari Ini

Rabu, 15 Juli 2026 | 08:48 WIB