JAKARTA, RIAUSATU.COM - Tidak semua keluarga Indonesia tinggal di rumah milik sendiri. Sebab, masih ada keluarga yang menempati rumah kontrakan, bebas sewa, dan lainnya.
Hal itu, seperti dilansir kompas.com, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) dalam publikasinya yang berjudul Statistik Kesejahteraan Rakyat 2025.
Sebagai informasi, sumber data utama dalam penyusunan publikasi ini berasal dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2025.
Susenas Maret 2025 dilaksanakan di seluruh provinsi Indonesia yang mencakup 514 kabupaten/kota dengan ukuran sampel 345.000 rumah tangga.
Adapun salah satu data yang disajikan di dalam publikasi tersebut ialah persentase rumah tangga berdasarkan status kepemilikan bangunan tempat tinggal yang ditempati.
Di mana status kepemilikan rumah yang ditempati itu terbagi menjadi milik sendiri, kontrak atau sewa, bebas sewa, dan lainnya.
Persentase rumah tangga yang menempati rumah milik sendiri tercatat sebesar 85,07 persen. Artinya, masih ada 14,93 persen rumah tangga yang tidak tinggal di rumah milik sendiri.
Di mana ada rumah tangga yang menempati rumah kontrak atau sewa tercatat 5,15 persen, bebas sewa 9 persen, dan lainnya 0,78 persen.
Fenomena keluarga yang tidak tinggal di rumah milik sendiri paling banyak ada di perkotaan.
Pasalnya, persentase rumah tangga di perkotaan yang menempati rumah milik sendiri sebanyak 79,63 persen. Sisanya, menempati rumah kontrak atau sewa 8,02 persen, bebas sewa 11,57 persen, dan lainnya 0,78 persen.
Sementara di perdesaan, persentase rumah tangga yang menempati rumah milik sendiri sebesar 92,97 persen. Sisanya, rumah kontrak atau sewa 0,98 persen, bebas sewa 5,28 persen, dan lainnya 0,77 persen.
Menurut data BPS, terdapat tiga provinsi dengan persentase rumah tangga yang menempati rumah milik sendiri paling sedikit.
Artinya, ketiga provinsi ini memiliki persentase keluarga yang tidak tinggal di rumah milik sendiri paling banyak.
Ketiga provinsi yang dimaksud meliputi:
DKI Jakarta 54,54 persen
Sumatera Barat 73,02 persen
Sumatera Utara 73,16 persen
Di sisi lain, terdapat tiga provinsi dengan persentase rumah tangga yang menempati rumah milik sendiri paling banyak.
Sehingga, hanya ada sedikit keluarga yang tidak tinggal di rumah milik sendiri.
Ketiga provinsi tersebut yakni:
Papua Pegunungan 96,61 persen
Sulawesi Barat 94,22 persen
Lampung 92,89 persen.***