JAKARTA, RIAUSATU.COM - Pemerintah berencana mengalihkan subsidi BBM menjadi Bantuan Langsung Tunai (BLT). Hal ini seperti yang diungkapkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.
Bahlil mengatakan rencana tersebut merupakan strategi yang akan dilakukan pemerintahan presiden Prabowo Subianto. Ia mengatakan pemerintah ingin membenahi subsidi yang selama ini justru salah sasaran.
Terkait rencana ini, Menteri Sosial Syaifullah Yusuf memberikan penjelasan. Gus Ipul, panggilan Syaifullah Yusuf, mengatakan program bantuan sosial terutama Bantuan Langsung Tunai (BLT) saat ini tengah dalam pembahasan.
“Pada prinsipnya, jangan sampai subsidi itu salah sasaran, maka dari itu, nanti kebijakannya seperti apa kita tunggu," ungkapnya, Rabu, 6 November 2024, dilansir Pikiran-Rakyat.com
Gus Ipul mengatakan saat ini Kementerian Sosial tengah diminta melakukan konsolidasi data beserta kementerian yang lain. “Salah satu yang harus kita persiapkan kalau subsidi ini harus tepat sasaran adalah data,” katanya.
Data itu merupakan data tunggal yang menjadi pedoman bagi semua kementerian terkait.
Insyaallah dalam beberapa waktu kedepan mudah-mudahan bisa terwujud, berdasarkan data itu kita putuskan,” katanya.
Subsidi BBM yang ditujukan untuk mereka yang kurang mampu dianggap tidak tepat sasaran. Pasalnya masih terdapat mobil mewah yang membeli BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar.***