Pengamat Minta Calon Pemilih Jangan 'Menelan Bulat-bulat' Semua Informasi

photo author
Evi Endri, Riau Satu
- Selasa, 21 Februari 2023 | 13:59 WIB
 Ilustrasi mencoblos. (f: int)
Ilustrasi mencoblos. (f: int)

Akan tetapi, partai pun dikatakannya melakukan pemetaan yang menunjukkan bahwa masih banyak orang yang tidak bertanggung jawab yang menggunakan medsos untuk mendiskreditkan seseorang atau satu pihak. Karenanya, partainya bahkan menyiapkan tim hukum yang apabila dijadikan target hoaks dan kampanye hitam makan akan melakukan langkah-langkah sesuai dengan ketentuan hukum.

"Jadi, di satu sisi kampanye dengan medsos untuk menyampaikan aktivitas PDIP saat langsung bersentuhan dengan masyarakat. Tetapi, kami juga imbau agar bijak dalam menggunakan medsos serta memperkuat tim hukum untuk melakukan proses pemantauan terhadap medsos. Itu semua tentunya menjadi bagian dari upaya kami untuk menjaga agar pemilu 2024 bisa berjalan dengan sukses," ujar Abdy.

Ketua DPW PKS Jawa Barat, Haru Suandaru, juga menyatakan peran internet yang penting karena usia pemilihnya yang berpendidikan SMA ke atas. Namun karena belum waktunya berkampanye, maka medsos digunakan untuk informasi kegiatan.

"Peran internet dan media sosial sangat penting. Sekarang belum saatnya kampanye. PKS mengkombinasikan antara kegiatan daring dan luring, antara kegiatan sosialisasi dan media sosial," ujarnya.

Selain itu, partainya juga masih mengandalkan jejaring tradisional dan keluarga untuk meraih simpai masyarakat pemilih. Dalam pemanfaatan medsos untuk politik, Haru mengatakan bahwa hoaks menjadi persoalan bersama yang harus dihadapi bersama.

Seiring kemajuan pendidikan dan kecerdasan literasi, ia mengharapkan isu hoaks akan menurun. Untuk mengantisipasi terpaan hoaks, PKS Jabar pun telah menyiapkan tim hukum.

Selain itu, mereka memberikan edukasi pada masyarakat pemilih untuk pendidikan politik, peningkatan kecerdasan literasi, kampanye bersama memerangi hoaks, serta memanfaatkan aplikasi ricek postingan hoaks.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Evi Endri

Tags

Rekomendasi

Terkini

X