PEKANBARU, RIAUSATU.COM – Buntut tewasnya pekerja migas di Wilayah Kerja (WK) Rokan pada 18 Januari 2023 di Rig ACS- 06, Sumur Minas 5D-28, Feri Sri Wibowo resmi dipecat alias dibebas tugaskan dari jabatannya sebagai EVP Upstream Business PT Pertamina Hulu Rokan (PHR).
"Kita apresiasi keputusan manajemen memecat Feri Sri Wibowo, namun kami juga meminta Jaffee A Suardin mengundurkan diri dari kursi Dirut PT PHR sebagai bentuk pertanggung jawabannya dalam memimpin perusahaan," ujar Zulkardi.
Dengan bergantinya Dirut yang baru, sebut Koordinator Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Riau (AMPR) itu, mudah-mudahan atmosfir kerja di WK Rokan yang dikelola PT PHR sejak 9 Agustus 2021 dari PT Chevron Pacific Indonesia (CPI), menjadi "sejuk."
Apa kata Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama menanggapi permintaan agar Jaffee A Suardin dipecat sebagai Dirut PT PHR? "Bisa tanyakan ke manajemen (PT PHR)," tulisnya menjawab pertanyaan riausatu.com via WhatsApp, Rabu (25/1/2023).
Namun menurut sumber, Komut Pertamina yang akrab dipanggil Ahok itu mengatakan, sudah menindaklanjuti setiap laporan yang masuk dan sudah mengantongi data hasil audit internal. "Permintaan ganti top manajemen sudah kami ketahui, termasuk masalah pengadaan," ujar sumber, mengutip jawaban Ahok kepadanya.
Dikonfirmasi terpisah terkait permintaan AMPR agar Menteri BUMN Erick Thohir mencopot dirinya sebagai Dirut PT PHR, Jaffee A Suardin tidak membalas pertanyaan yang dikirim riausatu.com melalui pesan WhatsApp. Sampai berita ini tayang, terlihat dua conteng tanda pesan sudah dibaca. ***