Lima Pekerja Meninggal, AMPR Desak Menteri BUMN Pecat Jaffee A Suardin dan Feri Sri Wibowo dari PHR

photo author
Novrizon Burman, Riau Satu
- Selasa, 22 November 2022 | 21:52 WIB
Zulkardi, Koordinator Umum Aliansi Masyarakat Peduli Riau (AMPR).
Zulkardi, Koordinator Umum Aliansi Masyarakat Peduli Riau (AMPR).

PEKANBARU, RIAUSATU.COM – Antara rentang waktu Juli s/d  November 2022, telah terjadi lima insiden kecelakaan kerja di lingkungan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). Sedihnya, insiden terbanyak terjadi pada November 2022 dengan tiga kejadian dalam kurun waktu empat hari, yakni dari tanggal 17 s/d 20.

"Bahkan, akibat kecelakaan dimaksud ada lima orang meninggal dunia," ujar Zulkardi, tokoh Pemuda Provinsi Riau yang juga Koordinator Umum Aliansi Mahasiswa Pemuda Riau (AMPR), di Pekanbaru, Selasa (22/11/2022).

Menurutnya, PT PHR diduga tidak memberitahukan lima insiden kecelakaan kerja tersebut kepada Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Riau, kalau benar jelas ini telah melanggar Peraturan Kementerian Ketenagakerjaan.

Buruknya penanganan manajemen pekerjaan di lingkungan PT PHR ini, sebutnya, bukan hanya menjadi tanggung jawab Feri Sri Wibowo selaku Executive Vice President PT PHR, juga mencerminkan bobroknya kepemimpinan Jafee A Suardin sebahai Direktur Utama PT PHR.

"Saat ini, teman-teman AMPR sedang menyusun pulbaket betapa bobroknya kinerja Direktur Utama PHR Jeffe A Suardin dan Executive Vice President PHR Feri Sri Wibowo, guna memberikan acuan kepada Kementerian BUMN untuk mengevaluasi mereka berdua sebagai pimpinan di BUMN tersebut," tegas Zulkardi

Pihaknya sangat mengutuk keras atas terjadi kecelakaan kerja di lingkungan PHR yang mengakibatkan meninggalnya beberapa pekerja di lokasi Wilayah Kerja Blok Rokan.

"Kami juga meminta Mabes Polri membentuk tim khusus untuk mengusut tuntas penyebab meninggalnya beberapa pekerja PHR secara beruntun tersebut, untuk itu kami akan segera menyurati Presiden, Menteri BUMN, dan Kapolri," tegas Zulkardi.

Dia juga menegaskan, sejak Jaffee A Suardin dan Feri Sri Wibowo dipercaya mengelola hasil minyak murni Blok Rokan hancur. "Sekali lagi, saat ini kami sedang pulbaket dan akan membongkar semua kinerja buruk PHR yang dipimpin oleh Jaffee A Suardin dalam waktu dekat ke publik," pungkas Zulkardi.

Terpisah, PT PHR dalam rilisnya yang diterima riausatu.com, Selasa (22/11/2022) malam, menyampaikan duka cita yang sangat mendalam atas meninggalnya mitra kerja PHR pada Kamis (17/11/2022) dan Ahad (20/11/2022, karena sakit.

Rudi Ariffianto, VP Corporate Affairs PT PHR mengatakan bahwa penyebab meninggalnya mitra kerja PHR baru-baru ini bukanlah akibat kecelakaan kerja.

"Mereka telah ditangani dengan segera oleh tenaga medis yang disediakan PHR yang telah terlatih baik untuk menangani kejadian terkait kesehatan di lokasi dan di fasilitas medis PHR," sebutnya.

Menurutnya, PT PHR memberikan perhatian serius untuk memastikan semua pekerja dan mitra kerja fit sebelum mulai bekerja.

"Perlindungan terhadap seluruh pekerja, mitra kerja, dan masyarakat di mana PHR beroperasi merupakan nilai dan prioritas utama Perusahaan," demikian Rudi Ariffianto. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novrizon Burman

Tags

Rekomendasi

Terkini

Pasbar di Sumbar Diguncang Gempa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:40 WIB

Masih Dibuka, Rekrutmen Bintara PK Pria TNI AL

Jumat, 17 Juli 2026 | 16:25 WIB

BMKG: Waspada Hujan Lebat di Sebagian Besar Riau

Kamis, 16 Juli 2026 | 09:23 WIB

BMKG: Cuaca Riau Hari Ini Relatif Kondusif

Selasa, 14 Juli 2026 | 09:00 WIB
X