Rumahnya Retak Akibat Proyek IPAL SC3/NC PT Adhi Karya, Ade: Apa Nunggu Rumah Saya 'Rubuh' Baru Diperbaiki

photo author
Novrizon Burman, Riau Satu
- Jumat, 21 Oktober 2022 | 16:23 WIB
Salah satu dinding bagian dalam rumah Ade Ismail, warga Jalan Dr. Leimena/Karet Pekanbaru, yang retak-retak akibat pemancangan pekerjaan open trench proyek IPAL SC3/NC yang sedang dikerjakan PT Adhi Karya. (f: istimewa)
Salah satu dinding bagian dalam rumah Ade Ismail, warga Jalan Dr. Leimena/Karet Pekanbaru, yang retak-retak akibat pemancangan pekerjaan open trench proyek IPAL SC3/NC yang sedang dikerjakan PT Adhi Karya. (f: istimewa)

PEKANBARU, RIAUSATU.COM – Ade Ismail (27 tahun), warga Jalan Dr. Leimena/Karet Nomor 120 Kota Pekanbaru, pantas kesal dan marah karena sudah dua bulan rumahnya retak-retak akibat pemancangan pekerjaan open trench (galian terbuka) proyek IPAL SC3/NC (North Catchment) yang dilakukan oleh PT Adhi Karya-PT Jaya Konstruksi (KSO).

"Parah kali kerusakan rumah saya, retak-retak dan plafon rumah saya runtuh, akibat pemancangan proyek IPAL oleh PT. Adhi Karya," ujar Ade Ismail, kepada riausatu.com, Jumat (21/10/2022)

Yang membuat Ade kesal dan marah, kerusakan rumahnya yang bertingkat dua dan berada di RT 02 RW 01, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Pekanbaru Kota itu, sudah dilaporkan ke RT, RW, dan Lurah, bahkan ke Humas Adhi-Jaya Konstruksi.

"Namun sampai saat ini tidak kunjung diperbaiki, apa menunggu rumah kami rubuh dulu baru diperbaiki," sebut Ade kesal.

Dikonfirmasi riausatu.com, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (PPW) Riau, Abdul Halil Kastella, ST., MT mengatakan, "Saya juga baru menjabat Kabalai Riau. Akan kami lakukan asesmen tingkat kerusakan akibat kegiatan NC, terutama di Jalan Leimena bersama-sama Penyedia jasa, PIAC (Konsultan), LPMU Kota Pekanbaru dan Balai PPW. Ini sebagai dasar perbaikan yang akan dilakukan oleh penyedia jasa Adhi Karya."

Mengingat kegiatan NC dan WTP (BI) menggunakan pinjaman luar negeri ADB dan sebagai penanggung jawab CPMU pusat, maka semuanya harus disetujui oleh ADB, sebutnya.

"(Terkait) perbaikan rumah, akan dilakukan setelah memastikan tidak ada lagi aktivitas kegiatan baik itu open trench yang menggunakan alat berat untuk penanaman pipa, manhole (lubang parit) sampai dengan  (uji coba)," ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah, Humas Adhi-Jaya Konstruksi (KSO), Sucipto, mengatakan, terkait perbaikan rumah di Jalan Dr. Leimena/Karet Kota Pekanbaru, akibat dampak dari pada pekerjaan menjadi tanggung jawab PT Adhi Karya-PT Jaya Konstruksi (KSO).

"Untuk sementara ini memang belum kita lakukan perbaikannya karena masih kami data, dan rencananya dalam waktu dekat akan kami survei ulang dengan Direksi dan konsultannya,"  terangnya. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novrizon Burman

Tags

Rekomendasi

Terkini

Hujan Masih Berpotensi Mengguyur Riau

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:03 WIB

Pasbar di Sumbar Diguncang Gempa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:40 WIB

Masih Dibuka, Rekrutmen Bintara PK Pria TNI AL

Jumat, 17 Juli 2026 | 16:25 WIB

BMKG: Waspada Hujan Lebat di Sebagian Besar Riau

Kamis, 16 Juli 2026 | 09:23 WIB
X