IRT Ini Titip Pesan pada Suami Sebelum Bunuh Diri: Saya Bawa Anakmu, Ya

photo author
Evi Endri, Riau Satu
- Rabu, 21 September 2022 | 15:43 WIB
 Seorang ibu bunuh diri dan cekoki kedua anaknya dengan racun. (f: Tiktok.com/lajune23/Pikiran-Rakyat.com)
Seorang ibu bunuh diri dan cekoki kedua anaknya dengan racun. (f: Tiktok.com/lajune23/Pikiran-Rakyat.com)

PINRANG, RIAUSATU.COM - Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial BR (37) di Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel) ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dengan posisi menggantung.

Kedua anaknya yang masih bocah, yakni MD (8) dan MN (5), juga ditemukan meninggal di sampingnya diduga dicekoki racun oleh sang ibu. Pasalnya, di samping jasad kedua anak tersebut ditemukan botol dan gelas yang berisi air berwarna coklat yang diduga racun.

Makanya kemarin warganet digegerkan oleh viralnya rekaman peristiwa itu yang berseliweran di media sosial. Rekaman tersebut berisi pesan terakhir seorang ibu yang diduga bunuh diri untuk diberikan kepada sang suami.

Sebelum memutuskan gantung diri, BR mengirimkan pesan suara ke suaminya yang berinisial AS (40).

Pesan suara dari rekaman yang telah viral tersebut menggunakan bahasa Bugis yang artinya sebagai berikut.

“Oh pak, saya bawa anakmu ya. Supaya tidak ada lagi yang menyusahkanmu. Sisa anakmu yang besar kamu perhatikan,” kata BR ketika memulai pesan tersebut, sebagaimana dilansir Pikiran-Rakyat.com.

“Sayangi dia, sayang yang kamu berikan ke mereka harus sama seperti kasih sayang yang kamu berikan ke anak-anak kecil mu ini,” ujarnya lebih lanjut.

“Sudah beberapa hari ini saya perhatikan, eh, anu.. anu..,” suara BR berhenti.

Anak-anak mu sudah pergi ke Surga. Anak-anak mu menunggu kamu di Surga. Kalau saya tidak usah ditunggu. Kamu saja dan kakak-kakaknya dengan neneknya,” ujarnya lagi.

“Semangat, Pah. Karena masih ada dua anak mu yang harus kamu jaga. Hanya dua anakmu yang saya simpan kan. Biarkan anak-anak kecil ini saya bawa. Supaya kamu tidak repot-repot jaga. Jangan takut tinggal di rumah. Saya tidak akan ganggu kamu. Kalau ada sesuatu, jangan takut, anu...,” suara BR kembali berhenti.

“Penglihatanku sudah hitam, Pah. Saya sudah minum racun. Anak-anakmu juga sudah pergi duluan (meninggal). Saya biarkan pergi, supaya bisa tenang di sana (Surga). Pah, anak-anakmu menunggu di Surga,” ujarnya.

“Anak-anak yang meninggal ini tidak punya salah. Hanya saja, kalau mereka saya bawa, mereka bisa tenang di sana (Surga). Sebenarnya, saya sudah tidak bisa tahan lagi, Pah. Daripada saya sakit terus. Sakit karena utang,” ujarnya menjelaskan.

BR menjelaskan dalam rekamannya bahwa kedua anaknya yang kecil tidak bersalah. Dia sengaja melakukan hal ini agar kedua anaknya bisa tenang di surge dan tidak merepotkan suaminya lagi.

Diketahui ternyata pemicu BR bunuh diri adalah masalah utang piutang. BR mengaku sudah tidak bisa tahan lagi atas hutang yang ia miliki.

“Tolong tagih orang-orang itu yang punya utang. Saya sudah tulis di buku. Semua orang-orang itu orang baik. Jadi bisa bantu kamu. Saya berbohong ke kamu bilang uang untuk bayar itu orang sudah ada. Saya tidak tahu bagaimana caranya lagi. Sudah beberapa hari ini saya pikir, bagaimana caranya kasi keluar emasnya Hj Dahlia. Karena Ikka tidak memberikan saya uang hari ini,” ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Evi Endri

Tags

Rekomendasi

Terkini

BMKG: Hujan Masih Berpotensi Mengguyur Riau

Selasa, 26 Mei 2026 | 11:05 WIB
X