PEKANBARU, RIAUSATU.COM-Kebakaran lahan dan hutan di Riau masih saja berlangsung sampai saat ini, akibat musim kemarau yang diperparah oleh adanya aksi perusak lingkungan yang membakar lahan dengan sengaja untuk berkebun.
Data yang dirangkum GoRiau.com dari Kepolisian Daerah (Polda) Riau, ada lima kabupaten yang lahannya jadi ''santapan'' empuk pelaku pembakar lahan. Berikut ini rinciannya:
1. Urutan teratas ditempati Kabupaten Kepulauan Meranti. Sejak Januari hingga sekarang, tercatat sudah 139,25 hektar lahan di sana gosong terbakar, dari total tujuh laporan yang masuk. Polisi sudah menetapkan enam orang sebagai tersangka.
2. Tempat kedua diisi Kabupaten Rokan Hilir (Rohil). Di sini ada sekitar 89,400 hektar lahan hangus dibakar selama 2016. Kepolisian setempat juga sudah menetapkan 12 tersangka dari total sembilan laporan yang masuk.
3. Posisi ketiga ditempati Kabupaten Bengkalis. Ada sekitar 61 hektar lahan sudah terbakar di sana. Hasil penyelidikan polisi, ada 15 tersangka yang sudah diproses dari total 10 kejadian.
4. Berikutnya diisi Kota Dumai. Menurut data Polda Riau, ada sekitar 34,035 hektar lahan terbakar, dengan total 18 orang tersangka dari 14 laporan yang masuk (di kepolisian, red).
5. Tempat kelima adalah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Ada sekitar 22 hektar lahan yang terbakar di sini. Polres Rohul juga sudah menetapkan dua orang sebagai tersangka.
Sampai sekarang, data kepolisian menyebutkan bahwa ada sekitar 380,485 hektar lahan di seluruh Riau yang terbakar dalam delapan bulan terakhir. 79 orang juga resmi dijadikan tersangka dalam kasus tersebut.
''43 kasus diantaranya sudah berstatus P-21. Kita terus memaksimalkan pemadaman dan pengawasan di lokasi-lokasi rawan kebakaran lahan di Riau,'' tegas Kepala Bidang Humas Polda Riau, AKbP Guntur Aryo Tejo, Sabtu (13/8/2016) siang. (dri)