PEKANBARU, RIAUSATU.COM-Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan kota Pekanbaru yang didampinggi Kepala Satuan polisi Pamong Praja (Satpol PP) kota Pekanbaru menemui para demonstan yang mengatasnamakan Aliansi Buruh Kebersihan kota Pekanbaru yang mendirikan tenda di depan kantor Walikota Pekanbaru.
Dalam pengarahannya, Plt DKP, Zulkifli Harun menjelaskan bahwa pihaknya telah bekerja keras untuk memperjuangkan hak- yang para buruh. Ada dua tuntutan yang mendasar yang diusarakan para karyawan eks PT MIG, pertama cairkan gaji bulan April dan Mei. Kedua ada kepastian seluruh petugas kebersihan diberi pekerjaan oleh Pemerintah kota.
''Tuntutan yang pertama itu adalah hak seluruh buruh dan ini wajib dibayarkan, jika tidak maka PT MIG akan kita tuntut lewat jalur hukum. Tuntutan yang kedua saya selaku Plt kepala dinas DKP yang akan langsung memperkejakan kalian semua tentunya dengan perjanjian dan kontrak baru. Intinya semua tuntutan kita akomodir,'' ungkat Zulkifli Harun.
Ditambahkannya, jika seluruh Demonstran tidak puas dengan jawaban yang diberikannya, Zulkifli siap mempertemukan seluruh demonstran dengan Walikota Pekanbaru. Tentunya dengan beberapa syarat yakni pertemuan ini khusus antara demonstran dengan Walikota, media tidak boleh masuk. Dan seluruh atribut demo tidak boleh dibawa karena ini pertemuan kekeluargaan dari hati ke hati.
''Nanti pukul 15.30 WIB kita jumpa di kediaman,'' jelasnya, sebagaimana dilansir riauterkini.com.
Selain itu, Zulkifli juga menelfon langsung direktur MIG yang di Jakarta, Tedi. Dalam percakapan yang dispekerkan itu Tedi berjanji akan datang nanti sore untuk menyelesaikan seluruh persoalan gaji karyawan PT MIG.
Usai dijumpai Zulkifli, seluruh demonstran gubar teratur dan membawa seluruh atribut yang mereka pasang di depan kantor Walikota Pekanbaru. (dri)