ROHUL, RIAUSATU.COM-Suharsono (40) tewas di tengah perjalanan, saat mengemudikan truk bermuatan pasir dari kuari, tempat pengumpulan pasir ke rumah pemesan di Desa Tanjung Medan, Kecamatan Tambusai Utara, kabupaten Rokan Hulu, Riau, Kamis (21/4).
Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo Sik kepada merdeka.com mengatakan, beberapa menit sebelum meninggal, Suharsono ditemani anaknya, Dani (7) baru pulang dari kuari, tempat pengumpulan pasir di Desa Rantau Kasai di kecamatan yang sama.
''Korban (Suharsono) mengangkut pasir penggunakan truk bak kayu bernomor polisi BM 9349 MF warna Kuning. Ketika itu, operator eksavator kuari, bernama Afrizal Efendi menumpang truknya untuk pulang ke mess,'' ujar Guntur, Jumat (22/4), sebagaimana dilansir merdeka.com.
Namun saat truk baru berjalan beberapa puluh meter, Suharsono menghentikan laju kendaraannya. Saat itu juga, tubuh Suharsono tertelungkup di atas kemudi truknya, tanpa berbicara sepatah katapun.
Afrizal Efendi yang menumpang bersama Suharsono langsung turun dari truk dan memanggil temannya Habibi yang sedang istirahat di mess kuari. Mereka berdua mengecek kondisi Suharsono yang tidak bergerak. Kedua temannya itu pun langsung menolong Suharsono dan mebawanya ke Klinik Tambusai Medika.
''Ternyata Suharsono dinyatakan telah meninggal sejak di dalam truk,'' kata Guntur.
Meski demikian, kematian Suharsono tersebut tetap diselidiki Polsek Tambusai Utara. Belum ditemukan indikasi adanya tindak kejahatan terhadap korban. ''Dugaan awal, Suharsono meninggal akibat serangan jantung,'' pungkas Guntur. (dri)