peristiwa

Warga Rumbai Pesisir Nekat Gantung Diri

Redaktur
Kamis, 30 Juli 2015 | 19:47 WIB

PEKANBARU, RIAUSATU.COM-Jabal Nur Hakim (32), warga Jalan Pembina III, Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai Pesisir nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Rabu (29/7) sekitar pukul 21.30 WIB. Sebelumnya, korban memarahi anak tirinya yang tengah belajar dan mengeja kata 'Ba-Bi'.

Aksi bunuh diri tersebut diketahui pertama kali oleh adiknya, Rina Hakim (25). Kala itu, orang tua korban menyuruh Rina mengecek abangnya itu ke belakang rumah.

Rina langsung berteriak histeris memanggil orang tuanya, begitu melihat jasat korban tergantung di tali jemuran di belakang rumah. Warga yang mendengar teriakan tersebut langsung mendatangi asal suara, kemudian melaporkan peristiwa tesebut ke Polsek Rumbai Pesisir.

Kapolsek Rumbai Pesisir Kompol Irmadison SH saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, korban nekat bunuh diri karena diduga stres lantaran ditinggal oleh sang isteri ke Batam.

''Kita selidiki motifnya, ada SMS antara korban dan istrinya. Isinya bahwa si isteri tidak akan kembali lagi ke rumah karena ada cekcok. Diduga ini yang jadi pemicu sehingga korban bunuh diri,'' katanya, Kamis (30/7), sebagaimana dilansir liputanoke.com.

Hal ini, lanjut Kapolsek, juga diperkuat oleh pernyataan ibu korban yang menyebut bahwa satu hari sebelum kejadian, Jabal terlihat ribut dengan isterinya. Kemudian sang isteri memilih pergi meninggalkannya ke Kota Batam. ''Selain itu ditubuh korban kita tidak menemukan tanda-tanda kekerasan,'' kata Kapolsek.

Menurut keterangan keluarga korban, beberapa jam sebelum gantung diri, korban sempat memarahi anak tirinya yang sedang belajar dengan abang tirinya. Jabal yang kesal bahkan sempat memukul dinding lemari hingga jebol.

''Anaknya ini sedang belajar membaca sama abang tirinya melalui handphone dan anaknya mengeja Ba-Bi. Lalu Jabal ini marah kepada anaknya, dia bilang kalau belajar yang baik jangan begitu, dan dia langsung memukul lemari pakaian sampai jebol,'' katanya.

Setelah itu, Jabal langsung menuju halaman belakang dan menghabisi nyawanya dengan cara gantung diri.

''Rencananya malam itu kita mediasikan untuk membawa jasad korban demi kepentingan autopsi, namun pihak keluarga menolaknya dan akan memakamnkannya. Jadi kita buat surat perjanjian,'' pungkas Kompol Irmadison. (dri)



Tags

Terkini

BMKG: Hujan Masih Berpotensi Mengguyur Riau

Selasa, 26 Mei 2026 | 11:05 WIB