peristiwa

Ini Kisah Wendi Marnis: Diangkat Jadi Guru PPPK di Usia 57 Setelah 32 Tahun Menjadi Tenaga Honorer

Jumat, 4 Agustus 2023 | 14:40 WIB
Gubri Syamsuar menyerahkan SK PPPK untuk formasi guru di Bengkalis. (f: ist)

BENGKALIS, RIAUSATU.COM - Selama 32 tahun mengabdi sebagai guru honor dengan penghasilan yang tidak seberapa, pada Jumat (4/8/2023) penantian lama dan panjang Wendi Marnis pun berakhir.

Wendi tampak sumringah dan matanya berbinar-binar saat menerima Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) fungsional guru yang berwilayah Kerja di Kabupaten Bengkalis untuk formasi 2022.

Penyerahan sebanyak 715 SK PPPK guru tersebut dilakukan oleh Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar di SMKN 3 Mandau Kabupaten Bengkalis, yang terdiri dari SMA, SMK, dan SLB.

"Alhamdulillah, Allah SWT memberi rezeki (PPPK guru) kepada saya di saat saya berusia 57 tahun," imbuh Wendi Marnis.

Dia menceritakan, sejak menyelesaikan pendidikannya tahun 1991 dan langsung mengawali karir pertamanya mengabdi di sekolah yayasan yakni SMA Dharma Bhakti Duri sebagai guru honor. Berbagai sekolah telah dimasukinya, hingga lika liku menjadi guru sertifikasi.

"Bahkan saya pernah mengikuti tes CPNS dari tenaga honor pada tahun 2005, pada waktu itu saya lulus, tapi sampai saat ini SK-nya tidak keluar. Namun pada hari ini saya mendapat kabar gembira bahwa SK PPPK guru telah saya terima dari bapak Gubernur Syamsuar," tuturnya.

Kepada guru honor yang belum diangkat menjadi PPPK, Wendi Marnis berharap agar secepatnya juga diangkat menjadi PPPK guru. Sementara kepada guru honor yang telah mendapatkan SK, ia berpesan agar mengabdi dengan sungguh-sungguh dan penuh semangat.

"Pesan saya kepada guru honor yang baru diangkat ini agar digerakkan hatinya untuk mengabdi dengan sungguh-sungguh dan penuh semangat, semoga kita mendidik anak bangsa menjadi manusia yang berguna bagi nusa dan bangsa untuk masa depan negara yang seutuhnya," tutup Wendi Marnis.

Sementara Gubri Syamsuar dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada guru yang telah mendapatkan SK PPPK, sambil berharap agar kinerja dalam mendidik anak-anak Riau semakin tinggi.

"Selamat, semoga semakin rajin bekerja dalam mengajar anak-anak," ujar Gubri, dilansir website resmi Pemprov Riau.

Pemprov Riau sebelumnya telah mengusulkan kebutuhan tenaga guru sebanyak 7.297 formasi. Namun, hanya 5.851 peserta yang dinyatakan lulus seleksi PPPK fungsional guru Pemprov Riau tahun 2022, saat ini hanya tersisa 5.810 orang.

"Setiap tahun saya menandatangani SK pensiun, dan yang terbanyak (pensiun) itu adalah guru. Sementara pengangkatan guru dari Menpan-RB tidak sebanding dengan orang yang pensiun," pungkas Gubri.***

Tags

Terkini

BMKG: Hujan Masih Berpotensi Mengguyur Riau

Selasa, 26 Mei 2026 | 11:05 WIB