peristiwa

Sejumlah Manhole Proyek IPAL NC Adhi Karya Tak Dikerjakan, Ini Jawaban Kepala BPPW Riau

Sabtu, 10 Juni 2023 | 12:10 WIB
Penampakan manhole 110 yang berada di Jalan Tanjung Datuk, Pekanbaru, Kamis (8/6/2023) sore.

PEKANBARU, RIAUSATU.COM – Dari puluhan manhole (lubang got atau lubang masuk) berikut bak kontrol yang mesti dikerjakan PT Adhi Karya (Persero) Tbk – PT. Jaya Konstruksi Manggala Pratama (Adhi-Jakon) pada proyek instalasi pembuangan air limbah (IPAL) Paket NC (North Catchment), diduga tidak dikerjakan atau fiktif.

‘’Kami menduga enam manhole (MH) yang di dalamnya ada pembangunan bak kontrol, tidak dikerjakan oleh Adhi-Jakon. Potensi kerugian negara bisa miliaran rupiah,’’ sebut sumber seraya menyerahkan beberapa lembar dokumen yang di dalamnya ada denah point MH Jalan Juanda, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Tanjung Datuk, dan Jalan Sumber Sari, Kota Pekanbaru.

Menindaklanjuti informasi yang diperoleh, riausatu.com didampingi sumber yang enggan namanya diposting, Kamis (8/6/2023) sore, langsung turun mengecek ke Jalan Juanda, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Tanjung Datuk, Jalan Sumber Sari, terus sampai ke Gedung IPAL Bambu Kuning Kota Pekanbaru.

Hasilnya? Dari MH.HDJ-113 (titik koordinat X: 772441.1770 Y: 59373.2830) yang berada di Jalan Jenderal Sudirman loncat ke MH.DHJ-110 yang berada di Jalan Tanjung Datuk, diduga MH.HDJ-112 dan MH.HDJ-111 dilangkaukan atau tidak dikerjakan.

Masih di Jalan Tanjung Datuk dekat simpang empat Jalan Sutan Syarif Kasim,  tidak ditemukan MH.HDJ-105A (titik koordinat X: 773116.0210 Y: 59531.0430), langsung menyeberang ke Jalan Sumber Sari, MH.HDJ-105 (titik koordinat X: 773132.6400 Y: 59535.1010).

Lanjut sepanjang Jalan Tanjung Datuk dan Jalan Sumber Sari dari point MH.58 s/d MH.63, diduga ada dua tidak dikerjakan yakni MH.62 (titik koordinat X: 773950.6920 Y: 59765.1540) dan MH.63 (titik koordinat X: 774040.8660 Y: 59749.2910).

Terakhir, di Jalan Sumber Sari, tidak ditemukan MH.66 (titik koordinat X: 774314.5620 Y: 59805.3830), atau diduga tidak dikerjakan.

Dikonfirmasi media siber ini, Kamis (8/6/2023) malam, Deputy Project Manager Adhi-Jaya Konstruksi KSO, Dhannapriniko, ST, tidak membalas pertanyaan yang dikirim melalui pesan WhatsApp. Dihubungi via telepon selularnya pun tak diangkat, sampai berita ini tayang.

Dihubungi terpisah, Jumat (9/6/2023 pagi, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Riau, Abdul Halil Kastella, mengatakan ada beberapa perubahan desain terutama MH di beberapa ruas jalan, disesuaikan dengan kondisi lapangan.

‘’Dampak yang ditimbulkan terhadap (perubahan) pekerjaan tersebut, tidak mengurangi ouput dari keberfungsian pembangunan IPAL Kota Pekanbaru,’’ ujarnya, melalui pesan WhatsApp yang diterima riusatu.com, Sabtu (10/6/2023) pagi.

Dia lantas menuturkan beberapa pertimbangan penyebab terjadinya beberapa perubahan pekerjaan pada Paket Pembangunan Perpipaan Air Limbah Zona Utara Pekanbaru (Pekanbaru North Sewerage NC), yang dikerjakan PT Adhi Karya (Persero) Tbk – PT. Jaya Konstruksi Manggala Pratama, senilai Rp256.272.971.042,00 itu.

Menurutnya, di Jalan Jenderal Sudirman terdapat perubahan interval jarak antar manhole yang semula sekitar 70 meter diubah menjadi sekitar 110 meter mengikuti rekomendasi yang diterbitkan oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Riau. "Hal ini mempertimbangkan volume lalu lintas yang cukup tinggi agar mengurangi dampak  pekerjaan pada ruas jalan tersebut terhadap kondisi lalu lintas.’’

Begitu juga dengan Jalan Tanjung Datuk, terangnya, terdapat penyesuaian jumlah manhole yaitu pada lokasi persimpangan di mana pelaksanaan konstruksi membutuhkan waktu yang cukup lama; ini dimaksudkan untuk mengurangi dampak kemacetan lalu lintas.

Kepala BPPW Riau itu mengakui terdapat pengurangan jumlah manhole di Jalan Sumber Sari, namun ini bertujuan untuk mengurangi dampak pelaksanaan pekerjaan jacking terhadap arus lalu lintas di sana, mengingat jalan Sumber Sari memiliki lebar hanya empat meter.

Selain itu, sebutnya, terdapat manhole yang posisinya berada dekat dengan Puskesmas sehingga dilakukan pengurangan di titik tersebut agar saat pelaksanaan konstruksi mengurangi dampak dan gangguan terhadap akses Puskesmas dan lalu lintas masyarakat.

Halaman:

Tags

Terkini

BMKG: Hujan Masih Berpotensi Mengguyur Riau

Selasa, 26 Mei 2026 | 11:05 WIB