peristiwa

Bawa Kelapa Dengan Pompong, Nelayan di Inhil Tewas Tersambar Petir Saat Hujan

Selasa, 9 Mei 2023 | 12:41 WIB
Petugas kepolisian bersama nelayan saat melakukan pencarian. (ft: ist)

 

PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Seorang nelayan bernama, Abdul Mukti (19), tewas disambar petir saat membawa kelapa dengan menggunakan pompong pada Senin (8/5/2023).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi di perairan Desa Igal Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau. Kondisi cuaca sedang hujan.

Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Norhayat menyebutkan, tewasnya korban Abdul Mukti itu saat kondisi sedang hujan.

"Saat itu kondisi cuaca hujan dan tiba-tiba petir menyambar kapal pompong yang ditumpangi korban bersama dua rekannya, Mail (52) dan Rizki (23)," ujar Norhayat, Selasa (9/5/2023).

Akibat sambaran petir, Abdul Mukit jatuh ke air. Sedangkan rekannya Mail dan Rizki menjerit minta tolong dan mengalami trauma.

Terpisah, Kapolsek Mandah AKP Roni Sihombing mengatakan setelah kejadian pukul 15.30 WIB, kepolisian dan TNI dibantu nelayan setempat langsung melakukan pencarian.

Korban Abdul Mukit ditemukan 3 jam kemudian dengan kondisi telah meninggal dunia.

"Jasad korban ditemukan 3 jam kemudian dengan kondisi telah meninggal dunia. Dua rekan korban yang ikut di pompong saat ini kondisinya trauma karena kejadian pas di depan mata mereka," sebut Roni.

Lanjut Roni, lokasi kejadian merupakan aliran sungai dengan lebar sekitar 100 meter dan bermuara langsung ke laut. ***

Tags

Terkini

BMKG: Hujan Masih Berpotensi Mengguyur Riau

Selasa, 26 Mei 2026 | 11:05 WIB