peristiwa

Viral Pendaki Gunung Putri di Cianjur Meninggal Dunia usai Diduga Terlindas Truk Pengangkut Semen yang Gagal Nanjak

Rabu, 6 Mei 2026 | 17:44 WIB
Menyoroti insiden kecelakaan pendaki di Gunung Putri, Cianjur yang diduga terlindas truk pengangkut semen hingga tewas. (f: Instagram.com/@pendaki_bandung98)

 

CIANJUR, RIAUSATU.COM - Sebagian publik di media sosial tengah ramai menyoroti insiden kecelakaan yang dialami para pendaki usai diduga terlindas truk pengangkut semen di kawasan Gunung Putri, Cianjur.

Dalam unggahan Instagram @pendaki_bandung98, pada Rabu, 6 Mei 2026, dikabarkan 1 orang meninggal dunia dan 3 orang lainnya mengalami luka-luka.

Pada peristiwa ini, diduga truk gagal menanjak hingga akhirnya menimpa para pendaki yang sedang mengendarai sepeda motor menuju puncak Gunung Putri.

"Seorang pendaki MD (meninggal dunia) terlindas truk yang gagal menanjak di jalur menuju Gunung Putri, 3 lainnya luka-luka," tulis postingan tersebut.

Lantas, bagaimana sebenarnya awal mula insiden kecelakaan yang dialami para pendaki di kawasan Gunung Putri tersebut? Berikut ulasannya.

Truk Dilaporkan Gagal Nanjak

Berdasarkan laporan di lapangan, kecelakaan ini terjadi di wilayah Desa Sukatani, Kecamatan Pacet, Cianjur, pada Selasa, 5 Mei 2026 pagi.

Kala itu, sebuah truk pengangkut semen berpelat B 9807 BYZ diduga tidak kuat menghadapi jalur yang menanjak sebelum akhirnya mundur dan melindas pengendara sepeda motor di belakangnya.

Menurut penuturan warga, peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 05.40 WIB, saat kondisi lalu lintas tengah dipadati kendaraan.

Acep selaku warga setempat, mengungkapkan truk bermuatan semen tersebut sempat berhenti karena tidak mampu melanjutkan pendakian.

Muatan kemudian diturunkan untuk mengurangi beban kendaraan.

Saat proses tersebut berlangsung, truk tiba-tiba mundur tak terkendali dan menabrak serta melindas pengendara motor yang berada di belakangnya.

"Saat itu truk mogok karena tidak kuat nanjak, antrean kendaraan di belakang cukup panjang, termasuk motor para pendaki," ujar Acep.

Dugaan Jalan Rusak, Muatan Berat

Halaman:

Tags

Terkini