peristiwa

BJORKA 98 Bedah Kemenhan: Dari Alutsista Mandek hingga Arah Pertahanan Kabur

Senin, 20 April 2026 | 21:48 WIB
(Kiri ke kanan): Uchok Sky Kadafi, Mahendra Uttunggadewa, Setyo Purwanto, Hari Purwanto, dan Bandot Malera. (f: istimewa)

Sementara itu, Uchok Sky Khadafi menyoroti distribusi anggaran pertahanan yang dinilai belum proporsional.

Menurut dia, penguatan pertahanan laut dan udara perlu mendapat perhatian lebih seiring perubahan karakter ancaman.

Para aktivis menekankan pentingnya mengembalikan peran Kemenhan sebagai perumus kebijakan dan pembina kekuatan pertahanan nasional.

Dengan demikian, pembangunan sistem pertahanan dapat berjalan lebih terarah dalam menghadapi tantangan ke depan.

Di akhir diskusi, Dandy Mahandera menyatakan perlunya pembenahan menyeluruh agar kebijakan pertahanan kembali berada pada jalur yang sesuai dengan kepentingan nasional. ***

Halaman:

Terkini