peristiwa

Peringatan Nuzulul Qur'an, PUI Ajak Umat Perkuat Dakwah dan Peran Santri

Jumat, 13 Maret 2026 | 20:30 WIB
Peringatan Nuzulul Qur'an, PUI Ajak Umat Perkuat Dakwah dan Peran Santri.

“Nilai-nilai Al-Qur'an harus tetap hidup dalam kehidupan umat. Di situlah peran pendidikan dan dakwah menjadi sangat penting,” ujarnya.

Dalam pandangannya, santri memiliki posisi strategis dalam menjaga moral dan peradaban bangsa.

Santri tidak hanya dipahami sebagai pelajar di pesantren, tetapi juga sebagai bagian dari tradisi panjang keilmuan Islam di Indonesia.

Sejarah mencatat, dari lingkungan pesantren lahir banyak tokoh yang berperan dalam perjuangan kemerdekaan hingga pembangunan bangsa.

Karena itu, Raizal berharap santri masa kini mampu melanjutkan tradisi tersebut.

“Santri harus menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, dan mampu memberi manfaat bagi masyarakat. Mereka adalah penjaga nilai-nilai keislaman sekaligus penggerak perubahan sosial,” katanya.

Menghadapi Tantangan Zaman

Dalam kesempatan yang sama, Achmad Tjachja yang juga dikenal sebagai pakar di Badan Narkotika Nasional (BNN) mengingatkan bahwa tantangan moral generasi muda saat ini semakin kompleks, salah satunya ancaman penyalahgunaan narkoba.

Menurut dia, pesantren, sekolah, keluarga, dan masyarakat perlu bersinergi untuk menjaga generasi muda dari bahaya tersebut.

Ia menilai para santri memiliki peran penting sebagai agen perubahan di lingkungan masing-masing.

“Dengan semangat Nuzulul Qur'an, ulama, organisasi Islam, dan para santri harus bersatu memerangi penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.

Bagi PUI, peringatan Nuzulul Qur'an tahun ini menjadi pengingat bahwa Al-Qur'an tidak hanya dibaca, tetapi juga harus dihidupkan dalam kehidupan umat.

Dari pesantren hingga ruang-ruang dakwah, dari keluarga hingga masyarakat luas, nilai-nilai Al-Qur'an diharapkan terus menjadi cahaya yang menuntun perjalanan umat menghadapi tantangan zaman. ***

Halaman:

Tags

Terkini

BMKG: Hujan Masih Berpotensi Mengguyur Riau

Selasa, 26 Mei 2026 | 11:05 WIB