peristiwa

Pelantikan PP HIMMAH 2025–2028 Tegaskan Agenda Transformasi Besar

Kamis, 27 November 2025 | 12:08 WIB
Pelantikan PP HIMMAH 2025–2028, Rabu, 26 November 2025, di Royal Kuningan Hotel, Jakarta, menegaskan agenda transformasi besar menuju Indonesia Emas 2045. (f: istimewa)

JAKARTA, RIAUSATU.COM — Pelantikan Pengurus Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PP HIMMAH) Periode 2025–2028 menegaskan dimulainya agenda transformasi besar di tubuh organisasi.

Bertempat di Royal Kuningan Hotel, Jakarta, Rabu, 26 November 2025, pelantikan tersebut diposisikan sebagai momentum penataan ulang HIMMAH menuju organisasi yang lebih modern, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan era digital.

Ketua Umum PP HIMMAH, Abdul Razak Nasution, menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar acara seremonial.

Ia menyebutnya sebagai langkah strategis untuk mengokohkan arah baru HIMMAH yang telah dirumuskan melalui Muktamar XI pada 8–10 Agustus 2025.

“Pelantikan ini bukan akhir, tetapi awal. Dari sinilah semangat juang kepengurusan baru memulai langkah menuju organisasi yang lebih modern dan terarah,” ujar Razak.

Transformasi tersebut diawali dengan penyempurnaan AD/ART, revitalisasi pedoman organisasi, pembentukan Mahkamah Organisasi, serta pengalihan departemen menjadi bidang-bidang fungsional.

Penataan itu dinilai sebagai fondasi penting untuk memperkuat tata kelola organisasi agar lebih tertib, efektif, dan mampu mengimbangi kompleksitas dinamika sosial kemahasiswaan.

Dalam susunan kepengurusan periode 2025–2028, HIMMAH juga memperluas ruang pengabdian dengan menghadirkan Badan Instruktur Nasional (BIN), Lembaga Bantuan Hukum (LBH), dan Firma sebagai lembaga pendukung dakwah, advokasi, serta pembinaan kader.

Kehadiran tiga unsur baru ini diproyeksikan menjadi instrumen strategis HIMMAH dalam memperluas peran dan keterlibatan organisasi di ruang publik.

Razak mengingatkan bahwa HIMMAH telah melewati perjalanan panjang sepanjang 66 tahun sejak dirintis oleh Syech Abdurrahman Syihab dan Syech Ismail Banda.

Ia menegaskan, nilai dakwah dan perjuangan Al Washliyah tetap menjadi pedoman moral HIMMAH dalam menghadapi tantangan modern, tanpa meninggalkan karakter keislaman dan keindonesiaan organisasi.

Rangkaian pelantikan sekaligus menjadi bagian dari peringatan HUT ke-66 HIMMAH yang digelar di tiga provinsi—DKI Jakarta, Banten, dan Sumatera Utara.

Kegiatan meliputi HIMMAH Berbagi, Malam Tasyakuran Munajat, dan Doa Bersama sebagai ajang syukur dan konsolidasi organisasi.

Menyoroti perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI), Razak menegaskan pentingnya kesiapan kader untuk tampil sebagai pelaku utama.

Ia menyebut bahwa HIMMAH telah meresmikan website, podcast, dan aktivasi penuh kanal media sosial sebagai perangkat dakwah dan edukasi modern.

Halaman:

Tags

Terkini

Pasbar di Sumbar Diguncang Gempa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:40 WIB

Masih Dibuka, Rekrutmen Bintara PK Pria TNI AL

Jumat, 17 Juli 2026 | 16:25 WIB

BMKG: Waspada Hujan Lebat di Sebagian Besar Riau

Kamis, 16 Juli 2026 | 09:23 WIB

BMKG: Cuaca Riau Hari Ini Relatif Kondusif

Selasa, 14 Juli 2026 | 09:00 WIB