peristiwa

Buka Pelatihan Dubalang Batang Kuantan, Kapolda Riau: Penjaga Ekologis dan Penyeimbang Alam

Kamis, 20 November 2025 | 12:17 WIB

 

 

KUANSING, RIAUSATU.COM - Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan membuka orientadi dan pelatihan Dubalang Batang Kuantan di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dalam rangka memperkuat pencegahan gangguan kamtibmas dan lingkungan. Irjen Herry menyebut Dubalang menjadi penjaga ekologis dan penyeimbang alam.

"Hari ini kita membuat sejarah baru. Hari ini kita bisa menetapkan sebagai sejarah baru dalam peradaban di dunia moderen masih punya niat yang tukus untuk menjaga budaya dan alam di Kabupaten Kuantan Singingi," kata Irjen Herry Heryawan dalam sambutannya, di Kuansing pada Kamis 20 Nopember 2025.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Kuansing Suhardiman Amby, Danrem 031/Wira Bima rigjen TNI Jarot Suprihant, Direktur Polairud Polda Riau Kombes Tri Setyadi, Kapolres Kuansing AKBP Raden Ricky Pratidiningrat, Prof Robertus Robet, Panglima Dubalang Datuk Tomy dan ratusan Dubalang Batang Kuantan.

Dalam sambutannya, Irjen Herry Heryawan menyampaikan kegiatan ini menjadi penanda dimulainya sebuah gerakan sejarah baru di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).

Pertemuan ini melahirkan para Dubalang generasi baru, yang dipersiapkan sebagai penjaga peradaban lingkungan dan pelindung Sungai Batang Kuantan, nadi ekologi Provinsi Riau.

Herry Heryawan mengatakan Batang Kuantan adalah ibu yang senantiasa memberi makan di desa-desa sepanjang sungai. Dari hulu hingga hilir, Sungai Kuantan telah membawa kisah petani, nelayan, para ibu yang menimba air, hingga anak-anak yang tumbuh riang dalam budaya Pacu Jalur.

"Namun, sejarah juga pernah mengajarkan bahwa ketika sungai kehilangan keseimbangan, masyarakat juga kehilangan kekuatannya," imbuhnya.

Herry Heryawan memberikan peringatan keras bahwa kerusakan ekologis bukan datang tiba-tiba, tetapi keadaan itu lahir dari perilaku kerusakan-kerusakan kecil yang terus diulang.

"Ketika ekosistem rapuh, bencara tidak lagi menjadi cerita lain. Ia menjadi tamu yang semakin sering datang ke rumah kita sendiri," katanya.

Berangkat dari kerusakan alam yang terjadi di Riau, Kapolda membuat sebuah konsep Green Policing, sebuah paradigma baru keamanan ekologis. Green Policing menjadi sebuah paradigma penegakan hukum berbasis keberlanjutan.

Ia menegaskan bahwa keamanan bukan hanya soal kejahatan jalanan, tetapi juga ejahatan ekologis. Polusi air, tambang ilegal yang merusak sungai dan hutan serta kebakaran hutan adalah ancaman keamanan.

“Ketika lingkungan runtuh, hidup masyarakat ikut runtuh. Karena itu, Polri melalui Polda memilih langkah baru: menjadikan pelestarian lingkungan sebagai bagian inti dari tugas pemeliharaan Kamtibmas,” tegasnya.

Halaman:

Tags

Terkini

Pasbar di Sumbar Diguncang Gempa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:40 WIB

Masih Dibuka, Rekrutmen Bintara PK Pria TNI AL

Jumat, 17 Juli 2026 | 16:25 WIB

BMKG: Waspada Hujan Lebat di Sebagian Besar Riau

Kamis, 16 Juli 2026 | 09:23 WIB

BMKG: Cuaca Riau Hari Ini Relatif Kondusif

Selasa, 14 Juli 2026 | 09:00 WIB