peristiwa

Jejak Luka di Kolam Limbah PT PHR, Dua Nyawa Balita Melayang

Jumat, 25 April 2025 | 15:03 WIB
(Lokasi kejadian) Petani 55 Kolam Mud Fit bekas Rif Drilling PT Pertamina Hulu Rokan, Km 24 Jalan Asoka, RT 01 RW 01, Dusun Sungai Rangau, Kelurahan Rantau Kopar, Kecamatan Rantau Kopar, Kabupaten Rokan Hilir, Riau.

Dua balita tewas di kolam bekas pengeboran milik Pertamina Hulu Rokan. Tak ada pagar pembatas, tak ada peringatan. Siapa yang harus bertanggung jawab?

BAGANSIAPIAPI, RIAUSATU.COM – Matahari belum tinggi ketika Fatimah pulang dari pasar di Dusun Mekar Sari, Kecamatan Rantau Kopar, Kabupaten Rokan Hilir, Selasa, 22 April 2025.

Rumahnya sepi. Suami dan dua anaknya, Ferdiansyah Harahap (4) dan Fahri Prada Winata (2), tak terlihat. Ia panik.

Feri Setiawan Harahap, sang suami, terbangun dari tidur siangnya. Mereka mencari berkeliling.

Seorang pelajar SMP memberi petunjuk: dua bocah terlihat bermain di dekat kolam bekas pengeboran minyak.

Kolam itu milik PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), sisa dari aktivitas rig beberapa waktu lalu.

Fatimah dan Feri segera berlari ke lokasi. Air dalam kolam itu tampak tenang—dan dingin.

Tubuh dua bocah itu mengambang. Feri terjun ke kolam, berharap keajaiban. Tapi nyawa anak-anak itu telah pergi.

Di pinggir kolam, Fatimah menjerit. Warga datang, membantu mengevakuasi.

Tapi di Puskesmas Rantau Kopar, dokter hanya bisa menggeleng.

Dua nyawa melayang di tanah yang katanya dijaga oleh standar keselamatan tinggi.

Manajemen PHR buru-buru mengeluarkan pernyataan. Mereka mengaku prihatin dan telah mengunjungi keluarga korban untuk menyampaikan belasungkawa.

“Kami sudah menerapkan prosedur keselamatan, termasuk pemasangan pagar di area kolam lumpur,” kata Corporate Secretary PHR, Eviyanti Rofraida, dalam pernyataan tertulisnya kepada media siber ini, Jumat (25/4/2025) siang.

Tapi kesaksian warga bicara lain. “Kolam itu enggak ada pagar. Cuma lubang besar yang dibiarkan begitu saja,” kata seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya.

“Anak-anak bisa dengan mudah masuk ke sana.”

Halaman:

Tags

Terkini