peristiwa

Truk Karyawan Terjun ke Sungai di Pelalawan, Gubri Minta Fokus pada Upaya Pencarian Korban

Minggu, 23 Februari 2025 | 13:08 WIB
Tim Basarnas Pekanbaru melakukan penyelaman pada Minggu (23/2/2025) untuk mencari korban yang hilang dalam peristiwa truk colt diesel terjun ke sungai di Desa Segati, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau, Sabtu (22/2).(Dok. Basarnas Pekanbaru/kompas.com)

PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Gubernur Riau Abdul Wahid menyampaikan belasungkawa atas musibah yang terjadi ketika sebuah truk colt diesel membawa puluhan karyawan terjun ke Sungai Segati di Desa Segati, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau, pada Sabtu (22/2/2025).

Berdasarkan data terbaru, insiden tersebut mengakibatkan empat orang tewas, yang terdiri dari tiga balita dan sopir truk.

"Saya atas nama pemerintah dan pribadi berbelasungkawa. Saya sangat merasa sedih. Semoga korban yang hilang segera ditemukan," ucap Abdul kepada Kompas.com melalui keterangan tertulis, Minggu (23/2/2025).

Abdul, yang saat ini sedang mengikuti retret di Akmil Magelang setelah dilantik di Istana Negara, mengaku mengetahui musibah tersebut setelah membaca sejumlah pemberitaan di media. Ia meminta pihak terkait untuk fokus terhadap pencarian korban terlebih dahulu.

"Bagaimanapun ini kejadian yang tidak dikehendaki," tambah Abdul. Gubernur berharap agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Ia juga meminta perusahaan untuk lebih ketat dalam mengawasi aktivitas karyawan. "Kita minta perusahaan ke depan mengawasi karyawannya. Semoga ini menjadi pembelajaran," terang Abdul.

Selain itu, Abdul meminta perusahaan untuk memperbaiki kondisi jalan dan jembatan yang rawan dilalui. "Ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," tutupnya.

Sebelumnya, truk colt diesel yang membawa 32 penumpang, terdiri dari karyawan PT Empat Res Bersaudara (ERB), kontraktor PT Nusa Wana Raya (NWR), terjun ke sungai sekitar pukul 10.00 WIB saat melewati jembatan.

Karyawan tersebut hendak pergi ke pasar Desa Segati untuk membeli kebutuhan karena hari libur kerja. Saat kejadian, tiga balita ditemukan meninggal dunia, sementara 14 orang dewasa dan tiga anak berhasil selamat.

Namun, sebanyak 12 orang korban, terdiri dari enam orang dewasa dan enam anak, masih belum ditemukan. Saat ini, petugas gabungan dikerahkan untuk mencari korban yang hilang.***

 

Tags

Terkini

BMKG: Hujan Masih Berpotensi Mengguyur Riau

Selasa, 26 Mei 2026 | 11:05 WIB