KAMPARKIRI,RIAUSATU.COM - Menjelajah belantara menuju pelosok desa yang jarang dijamah oleh pihak luar, tim Toyota Land Cruiser (TLCI) Chapter#2 Riau peduli kembali melakukan bhakti sosial. Bantuan kali ini dengan memberikan dana lanjutan pembangunan masjid Nurul Imam desa Ludai II dan bantuan 2 masjid desa Dua Sepakat (dusun Deras Godang dan Ngungun) kecamatan Kampar Kiri sebesar Rp 39.649.000,-
Kedua desa yang belum memiliki akses jalan layak maupun listrik tersebut sejatinya dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Aliran sungai menjadi sarana transportasi utama warga masyarakatnya disamping sepeda motor yang sudah dimodifikasi sesuai beratnya medan.
Tim yang dipmipin langsung Ketua Umum TLCI Chapter#2 Riau HM Raja Marwan meninggalkan kota Pekanbaru pada Jum’at (15/12/2023) pagi menggunakan 10 unit kendaraan FJ 40 dan BJ 40 atau biasa disebut hardtop oleh masyarakat luas, ditambah dengan beberapa spek yang telah di modifikasi untuk mampu menerjang ganasnya alam dimusim penghujan.
Dua hari pertama perjalanan, tim yang tergolong nekat ini berhasil mencapai desa tujuan usai menempuh beratnya medan ditambah guyuran hujan lebat sepanjang perjalanan serta kondisi luapan sungai sungai yang harus diseberangi.
Tak ayal semua unit harus menyeberang masuk ke kedalaman sungai Ludai yang memiliki ketinggian air mencapai 1,5 meter dengan arus yang deras dengan bantuan winching, recovery kit dan tenaga tim yang telah disiapkan.
Desa pertama yang dituju adalah Ludai II, desa yang telah dua kali sebelumnya dibantu pembangunannya oleh TLCI Chapter#2 Riau.
Bantuan kali ini merupakan yang ketiga kalinya berupa dana sebesar Rp 32,48 juta rupiah untuk kelanjutan pembangunan masjid.
Dusun selanjutnya yang dituju yakni Deras Godang yang berjarak 5 km namun membutuhkan waktu tempuh seharian. Didusun ini tim menyerahkan bantuan berupa 1 set Toa (alat pengeras suara) seharga Rp 6,8 juta untukl masjid yang proses pembangunannya juga dibantu oleh TLCI Chapter#2 Riau.
Dihari ketiga, tim menuju dusun Ngungun (masih satu desa dengan Deras Godang). Antara kedua dusun ini memiliki jarak tak lebih dari 8 km, namun karena beratnya medan dan banyaknya obstacle (rintangan alam), mampu ditempuh setelah perjalanan 2 hari penuh.
Didusun ini, tim melihat progres pembangunan masjid yang dibangun secara gotong royong oleh warga setempat. Pembangunan masjid ini juga atas bantuan TLCI Chapter#2 Riau sebelumnya.
HM Marwan mengatakan kegiatan tersebut telah lama direncanakan dan dipersiapkan, yang kemudian bertepatan dengan waktu mudim penghujan sehingga menjadi tantangan tersendiri.
“Alhamdulillah, kegiatan ini mampu kita laksanakan dengan baik dan bantuan telah kita serahkan. Kami sangat gembira melihat progres pembangunan masjid masjid yang kita support selama ini. Masyarakat yang sangat ramah. Semoga ini menjadi ladang amal ibadah bagi kita semua dan juga warga masyarakat setempat yang memanfaatkan sarana ibadah tersebut,” ujar Marwan.