Sutardji: Karya Puisi Tidak Boleh Loyo!

photo author
Evi Endri, Riau Satu
- Minggu, 25 Juni 2023 | 08:38 WIB
Malam Anugrah Sastra 2023 di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Sabtu (24/6/2023). (f: ist)
Malam Anugrah Sastra 2023 di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Sabtu (24/6/2023). (f: ist)

JAKARTA, RIAUSATU.COM - Presiden Penyair Indonesia, Sutardji Calzoum Bachri, menegaskan diri manusia boleh menjadi tua dan loyo,  tetapi dalam berkarya dan karya puisi tidak boleh loyo.

Hal itu diungkapkan Sutardji dalam malam Anugrah Satsra 2023 di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Sabtu (24/6/2023).

Bang Tardji, demikian Sutardji biasa dipanggil oleh para sobatnya, memberi contoh dirinya. Dia yang pada malam  itu tepat berulang tahun 82 tahun, diberi hadiah sebuah lukisan oleh pelukis Paul Hendro yang menggambarkan Sutardji ketika masih muda membaca puisi.

“Itu foto saya masih muda. Masih gagah. Sekarang mungkin sudah loyo. Tapi karya tidak boleh loyo!” tegas Tardji, seperti rilis yang diterima riausatu.com.

Tepat pada hari itu Sutardji  ulang tahu 82 tahun, dan diberi anugrah Sastra 2023 oleh Dinas Kebudayaan  serta  Dinas Perpustakaan dan  Pengarsipan (Dispusip) DKI Jaya. Selain itu juga diadakan pemotongan tumpeng.

Sutardji dilahirkan dilahirkan di Kecamatan Rengat 24 Juni 1941. Dia memulai kariernya dengan mengirim puisi ke berbagai penerbitan seperti Sinar Harapan dan lainnya. Sampai dia dikenal  dan dihormat setelah mengemukakan kredo:  kata-kata bukanlah alat mengantarkan pengertian.

Dalam acara itu, beberapa puisi karya Sutardji dibacakan oleh beberapa penyair dan group band.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Evi Endri

Tags

Rekomendasi

Terkini

BMKG: Hujan Masih Berpotensi Mengguyur Riau

Selasa, 26 Mei 2026 | 11:05 WIB
X