Direktur RSUD Sawerigading Akui Ruang Edelweis Rusak, Anggaran Pemeliharaan Belum Dirinci

photo author
Evi Endri, Riau Satu
- Minggu, 26 Juli 2026 | 21:05 WIB
Direktur RSUD Sawerigading akui ruang Edelweis rusak, anggaran pemeliharaan belum dirinci. (f: Ist)
Direktur RSUD Sawerigading akui ruang Edelweis rusak, anggaran pemeliharaan belum dirinci. (f: Ist)

 

PALOPO, RIAUSATU.COM - Kondisi salah satu ruang perawatan di RSUD Sawerigading Rampoang menjadi perhatian publik setelah unggahan di media sosial Facebook memperlihatkan plafon yang mengalami kerusakan, rembesan air dari lantai atas, hingga kondisi toilet yang dikeluhkan kurang terawat.

Unggahan tersebut diposting oleh akun Facebook Arung Banne di grup Palopo Info pada Jumat, 24 Juli 2026 sekitar pukul 10.00 WITA.

Dalam unggahannya, Arung Banne menuliskan keluhan terkait kondisi ruang perawatan yang dinilai tidak layak digunakan untuk merawat pasien.

"Luar biasa Rumah Sakit Umum Rampoang ini. Pasien dirawat dalam ruangan yang tidak layak dan hampir rubuh, air menetes dari lantai 2 (air kamar mandi). Toilet jorok dan kotor penuh kotoran. Orang sehat saja masuk sini bisa sakit, apa lagi orang sakit. #PemkotPalopo," tulis akun Arung Banne.

Unggahan tersebut disertai foto dan video yang memperlihatkan kondisi plafon rusak, dinding yang tampak lembap akibat rembesan air, serta bagian toilet yang menuai keluhan.

Dalam waktu singkat, unggahan itu menjadi perhatian masyarakat dan memunculkan berbagai tanggapan dari warganet.

Sejumlah pengguna Facebook mengaku pernah melihat maupun mengalami kondisi serupa ketika mendampingi anggota keluarganya menjalani perawatan di RSUD Sawerigading Rampoang.

Akun Banno Mole menyoroti minimnya penerangan di area parkir rumah sakit.

"Halaman parkir gelap... kurang penerangan."

Sementara akun Khaerah mengaku pernah mendampingi keluarganya menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.

"Pernah juga mamaq dirawat di sana, kain lap di mana-mana karena air merembes dari atas, baru ada beberapa perawatnya matoro kalau dibicarai."

Komentar lain datang dari akun Petta Shinta Hardiyanti.

"Astaghfirullah. Pindah ke RS St Madyang pak. Bersih."

Akun Oneng mempertanyakan mengapa ruang dengan kondisi tersebut masih digunakan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Evi Endri

Tags

Rekomendasi

Terkini

X