BERITA SEBELUMNYA:
Sementara itu, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Pemalang, Eka Siwi, mengatakan insiden dugaan keracunan tersebut telah dilaporkan kepada pihak pusat.
“Kami sudah melaporkan kejadian ini langsung ke BGN,” kata Eka.
Terkait kemungkinan penutupan permanen SPPG Pelita Prabu Bumirejo, ia menyebut pihaknya masih menunggu arahan dari pimpinan.
“Untuk keputusan penutupan SPPG, kami masih menunggu arahan dari pengambil kebijakan,” ujarnya.
Sebelumnya, seorang siswa TK Pertiwi di Desa Blendung berinisial US dilaporkan mengalami muntah hebat tidak lama setelah mengonsumsi minuman es kuwut dari program MBG pada Kamis, 12 Maret 2026.
Akibat kejadian tersebut, korban harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. ***