Tinjau Banjir, Bupati JKA Minta Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

photo author
Evi Endri, Riau Satu
- Kamis, 19 Februari 2026 | 10:37 WIB
Bupati JKA memantau kondisi wilayah terdampak banjir di sepanjang aliran Sungai Batang Ulakan hingga kawasan Muaro Ulakan. (f: Ist)
Bupati JKA memantau kondisi wilayah terdampak banjir di sepanjang aliran Sungai Batang Ulakan hingga kawasan Muaro Ulakan. (f: Ist)

 

PADANG PARIAMAN, RIAUSATU.COM - Bupati Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), John Kenedy Azis (JKA), mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di bantaran sungai maupun kawasan rawan bencana di wilayah Kabupaten Padang Pariaman, agar terus meningkatkan kewaspadaan.

“Cuaca masih berpotensi ekstrem. Saya mengajak masyarakat tetap siaga dan menjaga keselamatan bersama, sehingga risiko bencana bisa kita antisipasi sejak dini,” ungkapnya.

Bupati JKA mengatakan hal itu saat
turun langsung memantau kondisi wilayah terdampak banjir di sepanjang aliran Sungai Batang Ulakan hingga kawasan Muaro Ulakan.

Peninjauan difokuskan di Nagari Ulakan dan Nagari Kampuang Galapuang yang terdampak banjir pada 16 Februari 2026 akibat hujan lebat, dengan ketinggian genangan air dilaporkan mencapai selutut orang dewasa di beberapa titik.

Kehadiran bupati bersama jajaran perangkat daerah, camat, dan wali nagari bertujuan memastikan kondisi masyarakat tetap aman sekaligus melihat langsung dampak banjir di lapangan.

Dalam kesempatan tersebut, bupati juga berdialog dengan warga dan OPD terkait guna mencari langkah konkret serta solusi jangka pendek maupun jangka panjang untuk menanggulangi persoalan banjir yang kerap terjadi.

Dalam keterangannya, bupati menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk hadir cepat di tengah masyarakat.

“Kami turun langsung untuk memastikan kondisi masyarakat terdampak benar-benar aman. Pemerintah daerah akan terus hadir dan bergerak cepat agar penanganan bisa dilakukan secepat mungkin,” ujar JKA, dalam keterangan resmi yang dikutip Kamis (19/2/2026).

Ia juga menekankan bahwa persoalan banjir perlu penanganan terpadu.

“Ini menjadi perhatian serius. Kita akan duduk bersama OPD terkait, camat, wali nagari, serta masyarakat untuk merumuskan solusi agar kejadian serupa bisa diminimalkan ke depan,” tambahnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Evi Endri

Tags

Rekomendasi

Terkini

Pasbar di Sumbar Diguncang Gempa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:40 WIB

Masih Dibuka, Rekrutmen Bintara PK Pria TNI AL

Jumat, 17 Juli 2026 | 16:25 WIB

BMKG: Waspada Hujan Lebat di Sebagian Besar Riau

Kamis, 16 Juli 2026 | 09:23 WIB

BMKG: Cuaca Riau Hari Ini Relatif Kondusif

Selasa, 14 Juli 2026 | 09:00 WIB
X