Sempat Diragukan, Wako Pekanbaru: Kini Bila Ketemu Kepala Daerah, Ceritanya Ingin Belajar Soal LPS

photo author
Evi Endri, Riau Satu
- Rabu, 18 Februari 2026 | 08:55 WIB
Walikota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM, menggelar silaturahmi dengan LPS dari 83 kelurahan di wilayah setempat, Selasa (17/2/2026) sore. (f: Ist)
Walikota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM, menggelar silaturahmi dengan LPS dari 83 kelurahan di wilayah setempat, Selasa (17/2/2026) sore. (f: Ist)

 

PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Walikota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM, menggelar silaturahmi dengan Lembaga Pengelola Sampah (LPS) dari 83 kelurahan di wilayah setempat, Selasa (17/2/2026) sore.

Bertempat di rumah dinas walikota di Jalan A Yani, silaturahmi dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H ini turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Pekanbaru Hj Sulastri Agung S.Sos M.H.

Kemudian hadir juga Wakil Ketua I DPRD Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri, Pj Sekdako Drs Ingot Ahmad Hutasuhut, para asisten, staf ahli, pimpinan OPD, serta camat dan lurah se-Kota Pekanbaru.

Dalam sambutannya, Walikota Agung menyampaikan apresiasi atas kinerja LPS dalam menjaga kebersihan kota khususnya di jalan-jalan lingkungan dan pemukiman warga.

Dijelaskannya, pembentukan LPS berawal dari status darurat sampah di masa transisi kepemimpinan di awal 2025 lalu. Saat itu, Kota Pekanbaru tengah menghadapi persoalan tumpukan sampah.

"Maka kita mulai membentuk LPS," ungkap Walikota Agung, dilansir pekanbaru.go.id.

Di awal pembentukan, banyak pihak yang meragukan keberadaan LPS. LPS dinilai akan semakin membebani APBD dan tidak akan mampu menyelesaikan persoalan sampah.

"Tapi saat ini, kemana pun kami turun, ketemu dengan kepala daerah, ceritanya ingin belajar dengan LPS Kota Pekanbaru," ujar Walikota Agung, disambut tepuk tangan ratusan anggota LPS yang hadir di kesempatan itu.

Sejak dibentuk dan mulai diberdayakan pada Juli 2025 lalu, lanjut Walikota Agung, LPS di 83 kelurahan sudah mampu mandiri tanpa adanya dukungan anggaran dari APBD.

"Di daerah lain, LPS nya atau pengelola sampahnya masih menggunakan subsidi dari pemerintah. Kita, LPS nya bisa mandiri tanpa APBD," tegasnya.

Agar kinerja LPS bisa lebih maksimal, Walikota Agung memerintahkan agar seluruh camat dan lurah mendukung LPS.

"Karena LPS merupakan lembaga resmi yang menyelamatkan wajah Pekanbaru. Tanpa dukungan camat dan lurah, maka LPS tidak akan bisa berjalan sendiri dalam menjaga kebersihan," ujarnya.

"Kebersihan itu mahal, tidak bisa diukur dengan uang. Tapi ukurannya kekompakan, kesadaran, dan tentu keikutsertaan camat dan lurah," tutup Walikota Agung.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Evi Endri

Tags

Rekomendasi

Terkini

Pasbar di Sumbar Diguncang Gempa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:40 WIB

Masih Dibuka, Rekrutmen Bintara PK Pria TNI AL

Jumat, 17 Juli 2026 | 16:25 WIB

BMKG: Waspada Hujan Lebat di Sebagian Besar Riau

Kamis, 16 Juli 2026 | 09:23 WIB

BMKG: Cuaca Riau Hari Ini Relatif Kondusif

Selasa, 14 Juli 2026 | 09:00 WIB
X