Pembangunan Jembatan Presisi Polri di SDN Semulut Sudah 70%, Siswa Aman dari Ancaman Buaya Liar

photo author
Daud Mahmud, Riau Satu
- Senin, 2 Februari 2026 | 20:06 WIB

 

MERANTI, RIAUSATU.COM - Pembangunan Jembatan Presisi Polri di SDN 018 Semulut, Dusun Semulut, Desa Banglas Barat, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, terus menunjukkan progres signifikan, Senin 2 Februari 2026.

Hingga hari keempat pengerjaan, jembatan yang menjadi akses vital siswa menuju sekolah ini segera mendekati tahap penyelesaian, sekaligus mengakhiri kekhawatiran orang tua dan guru terhadap ancaman buaya liar di sekitar aliran air sekolah.

Pembangunan jembatan ini dilaksanakan oleh Satgas Darurat Pembangunan Jembatan Presisi Polri bersama personel Polsek Tebing Tinggi, Polsek Rangsang Barat, serta melibatkan partisipasi masyarakat setempat.

Kapolres Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjamin keselamatan, kehadiran sekolah, dan social inclusion masyarakat pedesaan, khususnya bagi anak-anak yang setiap hari melintasi jalur rawan.

“Selama ini siswa harus melewati jembatan kayu darurat di atas parit yang diketahui menjadi habitat buaya liar. Dengan adanya Jembatan Presisi Polri, risiko tersebut dapat dihilangkan dan aktivitas belajar anak-anak menjadi lebih aman,” kata AKBP Aldi.

Progres pembangunan saat ini telah mencapai pemasangan 48 tiang pancang sebagai pondasi utama jalan jembatan kayu, yang telah tersambung hingga depan teras SDN 018 Semulut.

“Capaian ini menandai tahap krusial menuju penyelesaian akhir jembatan. Besok sudah pasang papan di perkirakan 70%,” tutur Aldi.
Pembangunan jembatan ini juga mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan masyarakat.
Selama ini, pihak sekolah bahkan memasang papan peringatan bahaya buaya di sekitar lokasi sebagai langkah antisipasi keselamatan siswa.

Dengan hampir rampungnya Jembatan Presisi Polri, jalur berbahaya tersebut akan segera ditutup permanen dan digantikan akses yang lebih layak, aman, dan manusiawi.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI Prabowo Subianto, kebijakan Kapolri dan Kapolda Riau, serta wujud nyata kehadiran negara dalam menjawab persoalan dasar masyarakat pedesaan.

Polri berharap, keberadaan jembatan ini tidak hanya menghilangkan ancaman buaya liar, tetapi juga menjadi simbol perlindungan, kepedulian, dan pengabdian Polri terhadap masa depan generasi penerus bangsa. ***

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Daud Mahmud

Tags

Rekomendasi

Terkini

Pasbar di Sumbar Diguncang Gempa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:40 WIB

Masih Dibuka, Rekrutmen Bintara PK Pria TNI AL

Jumat, 17 Juli 2026 | 16:25 WIB

BMKG: Waspada Hujan Lebat di Sebagian Besar Riau

Kamis, 16 Juli 2026 | 09:23 WIB

BMKG: Cuaca Riau Hari Ini Relatif Kondusif

Selasa, 14 Juli 2026 | 09:00 WIB
X