PADANG, RIAUSATU COM - Ini adalah sepenggal kecil potret kondisi wilayah yang diterjang banjir Sumatera, yakni di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
Kompas.com yang meliput kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melihat kondisi perkampungan di wilayah Agam dalam keadaan porak poranda pada Kamis (4/12/2025) pagi.
Banjir yang menerjang nagari ini membawa serta kayu-kayu gelondongan ke rumah-rumah penduduk.
Meski cuaca cenderung cerah di pagi hari, namun permukaan tanah masih becek dan berlumpur.
Sepanjang jalan, lumpur merah basah mendominasi pemandangan.
Bangunan sekitar hancur. Rumah dan mobil terencam lumpur.
Tumpukan kayu yang entah dari mana datangnya telah menimpa rumah-rumah yang hancur.
Bau anyir menyeruak di lokasi ini. Warga setempat berkata, masih ada puluhan orang hilang di kampung ini.
Tentara, polisi, dan personel Basarnas terlihat hilir mudik di lokasi.
Per sore 3 Desember 2025 ini, jumlah korban tewas akibat banjir bandang dan tanah longsor di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, bertambah menjadi 770 orang.
Jumlah ini disampaikan pihak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Korban jiwa di Sumatera Barat mencapai 194 orang, dan masih ada 111 orang belum ditemukan.
Jumlah korban terdampak banjir di Sumbar adalah 140.500 orang.***