Sumpah Pemuda Hampir Seabad, El Adrian Shah: Kita Masih Sibuk dengan Seremoni!

photo author
Novrizon Burman, Riau Satu
- Kamis, 30 Oktober 2025 | 10:40 WIB
El Adrian Shah, tokoh muda Sumatera Utara. (f: istimewa)
El Adrian Shah, tokoh muda Sumatera Utara. (f: istimewa)

MEDAN, RIAUSATU.COM — Menjelang satu abad peringatan Sumpah Pemuda, tokoh muda Sumatera Utara El Adrian Shah menilai semangat kebangsaan yang diwariskan para pendiri bangsa belum sepenuhnya diterjemahkan menjadi gerakan nyata.

Ia mengingatkan, generasi muda hari ini cenderung larut dalam euforia seremoni tanpa menyentuh persoalan mendasar yang masih membelit daerah.

“Sudah hampir seratus tahun sejak Sumpah Pemuda, tapi kita masih sibuk dengan upacara dan perayaan. Padahal Sumut masih punya banyak pekerjaan rumah besar,” ujar El Adrian Shah di Medan, Selasa, 28 Oktober 2028.

Mantan Ketua KNPI Sumatera Utara yang kini memimpin DPD Partai Hanura Sumut itu menegaskan, momentum Sumpah Pemuda seharusnya menjadi saat bagi kaum muda untuk turun tangan, bukan sekadar memperingati.

“Ini waktunya pemuda bersuara dan bertindak. Jangan hanya jadi penonton di tengah banyak persoalan rakyat,” katanya.

El menyoroti sejumlah permasalahan mendasar yang masih menghambat pembangunan di Sumatera Utara, mulai dari infrastruktur, layanan dasar, hingga persoalan sosial.

“Lihat saja, jalan provinsi dan kabupaten masih banyak yang rusak parah. Irigasi pertanian tidak berfungsi maksimal. Di pinggiran, masyarakat masih kesulitan air bersih dan listrik. Ini fakta lapangan yang tak boleh diabaikan,” ujarnya.

Selain itu, El juga menyoroti lemahnya penanganan terhadap penyalahgunaan narkoba yang menurutnya telah merusak masa depan generasi muda.

“Masalah narkoba sudah sangat mengkhawatirkan. Tapi belum ada terobosan besar dari pemerintah daerah maupun aparat. Pemuda harus jadi bagian dari solusi, bukan korban,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya prinsip tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance.

Menurutnya, berbagai kasus korupsi yang masih terjadi menunjukkan masih lemahnya teladan moral dari sebagian pejabat publik.

“Kalau ini terus dibiarkan, kapan Sumut bisa maju? Pemuda harus berani mengoreksi dan mengawasi,” ujar El.

Lebih jauh, El Adrian Shah menyerukan agar generasi muda tidak berhenti pada wacana di media sosial.

Ia mengajak pemuda mengambil peran strategis dalam mendorong inovasi, mengawasi kebijakan publik, dan memperkuat solidaritas sosial.

“Kita punya energi dan idealisme besar. Tapi itu harus diarahkan untuk memperbaiki keadaan. Jangan terlena dengan status atau jabatan. Pemuda itu pelopor, bukan penonton,” kata El.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novrizon Burman

Tags

Rekomendasi

Terkini

BMKG: Hujan Masih Berpotensi Mengguyur Riau

Selasa, 26 Mei 2026 | 11:05 WIB
X