Mahasiswa Tuntut DPRD Bentuk Pansus Atas Audit BPK: Defisit APBD Riau Rp1,8 T

photo author
Novrizon Burman, Riau Satu
- Rabu, 27 Agustus 2025 | 17:00 WIB
Ribuan pemuda dan mahasiswa unjuk rasa, Rabu, 27 Agustus 2025, menuntut DPRD segera membentuk Pansus Atas Audit BPK: Defisit APBD Riau Rp1,8 Triliun.
Ribuan pemuda dan mahasiswa unjuk rasa, Rabu, 27 Agustus 2025, menuntut DPRD segera membentuk Pansus Atas Audit BPK: Defisit APBD Riau Rp1,8 Triliun.

PEKANBARU, RIAUSATU.COM — Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Mahasiswa Pekanbaru Peduli Keadilan (GPMPPK) mendesak DPRD Riau segera membentuk panitia khusus (pansus) untuk menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Riau 2024 senilai Rp1,8 triliun.

Dalam aksi di depan Gedung DPRD Riau, Rabu (27/8/2025), massa menyebut defisit itu telah mengakibatkan pembangunan terbengkalai, sejumlah program pemerintah tertunda, dan beban keuangan daerah kian berat.

Mereka menilai DPRD, sebagai lembaga pengawas, tidak serius merespons laporan BPK.

“Defisit ini terjadi bukan hanya karena lemahnya perencanaan, tapi ada dugaan permainan anggaran. DPRD jangan hanya duduk di ruang ber-AC. Bentuk pansus untuk membuka siapa mafia anggaran di Riau,” teriak salah seorang orator.

Seperti diketahui, laporan BPK atas APBD Riau 2024 mengungkapkan defisit Rp1,8 triliun, ditambah kekurangan kas pada sejumlah organisasi perangkat daerah.

Audit juga menemukan lemahnya pengendalian keuangan, belanja pegawai yang melampaui pagu, serta pendapatan daerah yang tidak realistis.

Sejumlah analis anggaran menilai kondisi ini menunjukkan kegagalan pengendalian belanja serta potensi maladministrasi dalam penyusunan anggaran.

Situasi Memanas

Aksi sempat memanas ketika massa menggoyang barikade kawat berduri dan melempar botol air mineral ke arah aparat.

Polisi mengimbau demonstran tetap tertib. Wakil Ketua DPRD Riau, Budiman Lubis, akhirnya menemui massa dan menandatangani pernyataan sikap untuk menindaklanjuti tuntutan mereka.

Lima perwakilan mahasiswa kemudian diajak berdialog di ruang rapat DPRD, sementara ribuan massa membubarkan diri dengan tertib.

Massa menegaskan, bila DPRD mengabaikan tuntutan, mereka akan menempuh langkah hukum terhadap partai politik pengusung anggota DPRD Riau. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novrizon Burman

Tags

Rekomendasi

Terkini

Pasbar di Sumbar Diguncang Gempa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:40 WIB

Masih Dibuka, Rekrutmen Bintara PK Pria TNI AL

Jumat, 17 Juli 2026 | 16:25 WIB

BMKG: Waspada Hujan Lebat di Sebagian Besar Riau

Kamis, 16 Juli 2026 | 09:23 WIB

BMKG: Cuaca Riau Hari Ini Relatif Kondusif

Selasa, 14 Juli 2026 | 09:00 WIB
X