Di Tengah Riuh Tepian Sungai Kuantan, Gubri Berdiri di Atas Jalur, Menari Bersama Masyarakat: Kayuah... kayuah!

photo author
Evi Endri, Riau Satu
- Senin, 25 Agustus 2025 | 10:58 WIB
Gubri Abdul Wahid. (f:  ist)
Gubri Abdul Wahid. (f: ist)

TALUK KUANTAN, RIAUSATU.COM -
Di tengah riuh tepian Sungai Kuantan yang penuh sorak dan semangat, Ahad (24/8/2025) Gubernur Riau Abdul Wahid, berdiri di atas jalur, menari bersama masyarakat, dan menyatu dengan denyut tradisi yang telah menjadi kebanggaan tanah Melayu.

Mengenakan kaus biru dan berdiri tepat di belakang anak tari, Wahid memperagakan gerakan pemandu janur dengan penuh semangat.

Di atas kayuhan sampan, di tengah gemuruh tepuk tangan dan teriakan "kayuah... kayuah!", ia menyapa masyarakat yang memadati tepian, hal itu memperlihatkan seorang pemimpin tak hanya memimpin dari podium, tetapi juga dari tengah-tengah rakyatnya.

Tak sendiri, Bupati Indragiri Hulu dan Bupati Pelalawan turut naik jalur. Mereka juga ikut memperagakan gerakan khas tersebut. Semua bergerak serentak, seirama, sejiwa, simbol kekompakan yang menjadi inti dari Pacu Jalur.

Di bawah kepemimpinan Abdul Wahid, Pacu Jalur mengalami kebangkitan besar. Tak lagi sekadar perlombaan perahu panjang di sungai, Pacu Jalur kini menjelma menjadi panggung budaya yang mendunia. Festival itu turut dihadiri oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, sejumlah menteri, serta deretan artis ibu kota. Dunia mulai melirik Kuantan Singingi. 

"Pacu Jalur adalah warisan budaya yang patut kita jaga dan kembangkan. Tradisi ini bukan sekadar lomba perahu, tetapi kekayaan nasional yang membuka peluang ekonomi dan inspirasi bagi generasi muda," sebutnya dilansir riau.go.id.

"Jalur ini bukan sekadar kayuhan. Ini tentang kekompakan, tentang kebersamaan. Tentang bagaimana masyarakat bekerja bersama, bahu-membahu, demi satu tujuan, " lanjutnya. 

Ia menyebut Pacu Jalur sebagai cermin dari persaudaraan masyarakat Melayu, yang tak hanya kuat di daratan, tetapi juga tangguh di atas arus sungai yang deras.

"Terima kasih pemacu jalur, Terima kasih masyarakat Riau, sampai jumpa di tepian yang sama, dengan semangat yang tak pernah padam. Pacu Jalur, ke banggaan kita bersama," tutupnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Evi Endri

Tags

Rekomendasi

Terkini

Hujan Masih Berpotensi Mengguyur Riau

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:03 WIB

Pasbar di Sumbar Diguncang Gempa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:40 WIB

Masih Dibuka, Rekrutmen Bintara PK Pria TNI AL

Jumat, 17 Juli 2026 | 16:25 WIB

BMKG: Waspada Hujan Lebat di Sebagian Besar Riau

Kamis, 16 Juli 2026 | 09:23 WIB
X