Matangkan Latihan Gabungan di Pekanbaru, TNI AU dan USAF Gelar FPC Cope West 25

photo author
Daud Mahmud, Riau Satu
- Jumat, 18 April 2025 | 11:33 WIB

 

 

PEKANBARU, RIAUSATU.COM - TNI Angkatan Udara terus mematangkan rencana latihan gabungan Cope West 2025 dan Military to Military Connection (MtMC) Direct Action Ground Reconnaissance (DAGR) dengan menggandeng US Air Force (USAF) dan US PAT SOFLE.

Rangkaian perencanaan latihan ini memasuki tahap akhir melalui pelaksanaan Final Planning Conference (FPC) yang digelar di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, selama 4 hari sejak 14 hingga 17 April 2025.

Konferensi ini menjadi forum krusial untuk merapikan seluruh konsep dan teknis pelaksanaan latihan, sekaligus menindaklanjuti hasil Initial Planning Conference (IPC) yang telah dilaksanakan pada Februari lalu. Sejumlah pembaruan dan penyesuaian disampaikan oleh ketiga delegasi, baik dari sisi operasional, logistik, maupun dukungan lainnya.

Letkol Pnb Bambang Aulia "Sphinx" Yudhistira selaku Ketua Delegasi TNI AU menegaskan bahwa latihan bersama ini memiliki arti strategis dalam memperkuat hubungan bilateral dan meningkatkan interoperabilitas antar angkatan udara.

"Melalui Cope West dan MtMC DAGR, kita membangun kepercayaan, pemahaman, dan kerja sama yang berkelanjutan,” tegasnya dalam pembukaan FPC.

Senada dengan itu, Ketua Delegasi USAF, Mayor John Blozinski, memberikan apresiasi terhadap semangat dan kesiapan TNI AU. Ia bahkan mengutip semangat Gajah Mada sebagai simbol persatuan dan kekuatan.

“Kami datang bukan untuk berperang, melainkan untuk bersinergi sebagai mitra profesional dalam meningkatkan kapabilitas bersama,” ujarnya dengan penuh hormat.

FPC ditutup dengan presentasi dari tiga tim perencana operasi, logistik, dan dukungan yang kemudian disepakati dalam dokumen resmi latihan. Penandatanganan dilakukan langsung oleh ketua masing-masing delegasi, menandai kesepakatan akhir menjelang pelaksanaan latihan di bulan Agustus mendatang.

Latma Cope West 2025 akan menghadirkan manuver udara besar dengan melibatkan F-15 dari Skadron 336 USAF dan F-16 dari TNI AU di Lanud Roesmin Nurjadin.

Sementara itu, MtMC DAGR akan difokuskan pada pelatihan taktis bagi Kopasgat, mencakup operasi pengintaian darat dalam skenario tempur. Kedua latihan ini diharapkan menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam menjaga stabilitas dan keamanan kawasan melalui kerja sama militer yang solid. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Daud Mahmud

Tags

Rekomendasi

Terkini

Pasbar di Sumbar Diguncang Gempa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:40 WIB

Masih Dibuka, Rekrutmen Bintara PK Pria TNI AL

Jumat, 17 Juli 2026 | 16:25 WIB

BMKG: Waspada Hujan Lebat di Sebagian Besar Riau

Kamis, 16 Juli 2026 | 09:23 WIB

BMKG: Cuaca Riau Hari Ini Relatif Kondusif

Selasa, 14 Juli 2026 | 09:00 WIB
X