MANADO, RIAUSATU.COM – Sejarah baru terukir dalam perjalanan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Untuk pertama kalinya, Kelompok Kerja (Pokja) PWI Kota Manado menggelar rapat resmi di Hotel Sintesa Peninsula Manado—salah satu hotel bintang lima paling prestisius di Sulawesi Utara— pada Sabtu, 5 April 2025.
Langkah progresif ini langsung menarik perhatian dan menuai apresiasi dari berbagai pihak. Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PWI Sulut, Vanny Loupatty, yang akrab disapa Maemossa, secara terbuka menyampaikan rasa bangga atas inisiatif berani Pokja PWI Manado.
“Saya bangga. Baru dibentuk, Pokja PWI Manado sudah menunjukkan semangat juang dan arah kerja yang luar biasa. Ini sejarah,'' ujar Loupatty penuh semangat.
Dalam catatan PWI Sulut, baru kali ini rapat Pokja digelar di hotel bintang lima. ''Ini bukan semata soal tempat, tetapi tentang mentalitas maju yang ditunjukkan para wartawan muda Manado,” sambung Loupatty.
Ia juga menekankan bahwa organisasi wartawan harus tampil percaya diri, berkelas, serta menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme di segala lini.
“Pers bukan hanya menyuarakan kepentingan publik, tapi juga harus membangun citra organisasi yang solid, modern, dan bermartabat. Semangat ini harus dijaga dan terus ditingkatkan,” tegasnya.
Acara yang dipandu oleh Ketua Bidang Pendidikan PWI Sulut, Rikson Karundeng, berlangsung khidmat dan penuh nuansa kebersamaan.
Sejumlah tokoh penting turut hadir, termasuk Wakil Ketua Adrianus R. Pusungunaung, Sekretaris Ardison Kalumata, tokoh masyarakat Manado, serta jajaran anggota PWI Kota Manado.
Ketua Pokja PWI Kota Manado, , dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada jajaran PWI Sulut atas kepercayaan dan dukungan penuh terhadap Pokja yang baru dibentuk ini.
“Kami sadar tantangan ke depan tidak ringan. Namun kami siap membangun PWI Kota Manado menjadi organisasi yang kokoh secara struktur, tangguh secara intelektual, dan unggul dalam karya jurnalistik,” ucap Arsenius dengan penuh keyakinan.
Ia juga menegaskan bahwa Pokja PWI Manado tidak hanya menjadi wadah berhimpun bagi para wartawan, tetapi juga akan menjadi laboratorium kaderisasi jurnalis yang kritis, beretika, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Kami akan melahirkan program kerja nyata yang menyentuh kebutuhan wartawan, masyarakat, serta membangun relasi strategis dengan pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya. Pokja ini lahir untuk bergerak cepat, cerdas, dan tegas,” tambahnya.
Langkah visioner Pokja PWI Manado ini diharapkan menjadi pemantik semangat baru bagi PWI kabupaten/kota lainnya di Sulawesi Utara untuk terus berinovasi, menjaga profesionalisme, dan memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah melalui kerja jurnalistik yang mencerahkan dan bertanggung jawab. ***