Raja Rokan dan LKA Kenegerian Rokan Gelar Tarhib Ramadan dan Beri Santunan bagi Kaum Dhuafa di Istana Rokan

photo author
- Jumat, 21 Februari 2025 | 21:43 WIB
Raja Rokan Dipertuan Sakti Mahkota Alam Endrizal saat memberi sambutan dalam kegiatan tarhib Ramadhan, silaturahmi dan pemberian santunan bagi kaum dhuafa di Istana Kerajaan Rokan. (f: ist)
Raja Rokan Dipertuan Sakti Mahkota Alam Endrizal saat memberi sambutan dalam kegiatan tarhib Ramadhan, silaturahmi dan pemberian santunan bagi kaum dhuafa di Istana Kerajaan Rokan. (f: ist)

ROKAN IV KOTO, RIAUSATU.COM -
Istana Kerajaan Rokan di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Provinsi Riau, menjadi saksi bisu kegiatan sakral yang digelar oleh Raja Rokan dan Lembaga Kerapatan Adat (LKA) Kenegerian Rokan, yaitu Tarhib Ramadhan, silaturahmi dan pemberian santunan bagi kaum dhuafa.

Kegiatan ini dihadiri oleh Raja Rokan Dipertuan Sakti Mahkota Alam H. Endrizal, SE, Kepala Dinas Pariwisata Rohul H. Elfiskar, SH, MH, Datuk Bendahara Kenegerian Rokan H. Anyo Krukusomo, Ninik Mamak se-Kenegerian Rokan, unsur pimpinan kecamatan, alim ulama, dan cucu kemenakan se-Kenegerian Rokan.

Dalam sambutannya, Datuk Bendahara Anyo Krukussumo berharap agar kegiatan ini dapat dihadiri oleh seluruh cucu kemenakan dan Piwuok Bolango Kenegerian Rokan, karena kegiatan ini sangat penting dan sakral. Beliau juga berharap kesadaran seluruh masyarakat untuk dapat menghadiri kegiatan ini.

Kadis Pariwisata Kabupaten Rohul Elfikar menyampaikan bahwa Istana Kerajaan Rokan telah menjadi cagar budaya tingkat kabupaten dan provinsi.

Saat ini, menurutnya, pemerintah sedang memperjuangkan status cagar budaya Istana Kerajaan Rokan agar menjadi cagar budaya nasional.

Raja Rokan, Dipertuan Sakti Sutan Mahkota Alam, berharap agar masyarakat tidak meninggalkan budaya. "Kita berharap kepada generasi muda agar mencintai kebudayaan dan menjaga peninggalan sejarah Kerajaan Rokan," ujarnya, seperti rilis yang diterima riausatu.com.

Beliau juga mengatakan bahwa saat ini sedang mendata situs-situs baru yang ada di Kenegerian Rokan agar bisa diusulkan menjadi cagar budaya baru yang diakui.

Kegiatan ini juga diisi dengan tausyiah dari Ustad Mardi dan ditutup dengan doa oleh Kepala Urusan Agama Kenegerian Rokan.

Kegiatan ditutup dengan penyerahaan bantuan secara simbolis kepada kaum dhuafa dan masyarakat miskin se kenegerian Rokan dan dilanjutkan acara bermaaf-maafan.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Evi Endri

Tags

Rekomendasi

Terkini

BMKG Prediksi Puncak Kemarau Juli-September 2026

Jumat, 10 Juli 2026 | 20:22 WIB
X