LAM Riau Lakukan Tepuk Tepung Tawar terhadap Kajati Riau Akmal Abbas, Ini Makna Filosofisnya

photo author
Evi Endri, Riau Satu
- Kamis, 2 November 2023 | 19:34 WIB
Kajati Riau Akmal Abbas dan isteri menjalani prosesi tepuk tepung tawar di  Balai Adat Melayu Riau, Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Kamis (2/11/2023). (f: ist)
Kajati Riau Akmal Abbas dan isteri menjalani prosesi tepuk tepung tawar di Balai Adat Melayu Riau, Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Kamis (2/11/2023). (f: ist)

PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau melakukan tepuk tepung tawar terhadap Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau Akmal Abbas, SH., MH di Balai Adat Melayu Riau, Jalan Diponegoro, Kota Pekanbaru, Kamis (2/11/2023).

Ketua Dewan Pengurus Harian (DPH) LAM Riau Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil menyampaikan upacara tepuk tepung tawar pada hakikatnya adalah doa untuk keselamatan dan kesejahteraan penerima tepuk tepung tawar.

"Selain itu adalah suatu ungkapan rasa syukur terhadap prestasi seseorang yang diharapkan akan meningkat lagi pada masa mendatang," katanya, seperti rilis yang diterima riausatu.com.

"Juga sebagai cerminan kesucian hati pihak penepuk tepung tawar dalam menerima kehadiran seseorang di negeri ini yang tentu saja berlapis dengan harapan agar tugas yang diembannya dapat terlaksana dengan baik," katanya.

Dikatakan, berbagai hal dapat diresapi dari Upacara Tepuk Tepung Tawar ini. Dari segi ekologi, ia melambangkan bagaimana kehidupan Melayu tidak bisa dipisahkan dengan flora dan fauna, sehingga dalam pantun misalnya, menurut suatu penelitian, simbol-simbol yang digunakan hampir 80 persen bersumber dari flora.

Di sebalik itu, kita diminta untuk melindungi lingkungan, sehingga keberadaan kearifan lokal yang kini menjadi tiang topang nilai kemanusiaan dapat terus ditularkan.

"Lebih utama lagi adalah kita diarahkan menyerahkan diri kepada Allah SWT untuk berbuat sesuatu sebagai upaya memenuhi keperluan dunia kita. Maka, pada gilirannya, upacara yang diawali dengan begitu banyak simbol, ditutupi dengan konkrit berupa pelafalan doa oleh seorang ulama," ungkapnya

Dalam penyampaiannya, Kajati Riau Akmal Abbas menyampaikan ucapan terima kasih kepada LAM Riau yang telah menyelenggarakan Upacara Adat Tepuk Tepung Tawar itu.

"Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau sebagai suatu organisasi yang melestarikan sejarah dan budaya Melayu sangat berperan dalam memasyarakatkan dan melestarikan tunjuk ajar Melayu yang meningkatkan nilai- nilai atas jatidiri Melayu yang suri tauladan yang mengarahkan manusia kepada kehidupan yang lebih baik dan benar," ungkapnya.

Sementara Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menyatakan memberikan apresiasi kepada LAM Riau yang telah melaksanakan Upacara Adat Tepuk Tepung Tawar kepada Kajati Riau dan isterinya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Evi Endri

Tags

Rekomendasi

Terkini

Hujan Masih Berpotensi Mengguyur Riau

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:03 WIB

Pasbar di Sumbar Diguncang Gempa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:40 WIB

Masih Dibuka, Rekrutmen Bintara PK Pria TNI AL

Jumat, 17 Juli 2026 | 16:25 WIB

BMKG: Waspada Hujan Lebat di Sebagian Besar Riau

Kamis, 16 Juli 2026 | 09:23 WIB
X