JAKARTA, RIAUSATU.COM -
Melanjutkan pendidikan di Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) bisa jadi pilihan bagi lulusan SMA atau SMK.
STMKG adalah sekolah kedinasan yang berada di bawah naungan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sehingga mahasiswanya tidak akan dikenakan biaya pendidikan apapun alias gratis.
Selain itu, sebagaimana dilansir kompas.com, calon mahasiswa yang masuk ke STMKG akan menjalani ikatan dinas dan ketika lulus akan langsung menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
Mungkin banyak lulusan SMA atau SMK yang bertanya-tanya apa saja yang bisa dipelajari jika masuk STMKG.
Dikutip dari laman resminya, Rabu (2/4/2025) lulusan SMA atau SMK yang masuk STMKG bisa memilih program studi (prodi) yang diinginkan di jenjang D4 atau Sarjana Terapan.
Berikut prodi yang bisa dipilih jika ingin masuk STMKG:
1. Prodi Sarjana Terapan Instrumentasi-MKG
2. Prodi Sarjana Terapan Geofisika
3. Prodi Sarjana Terapan Klimatologi
4. Prodi Sarjana Terapan Meteorologi
Syarat masuk sekolah kedinasan STMKG Setelah mengetahui konsentrasi prodi yang diinginkan, kini ketahui juga syarat daftar STMKG.
Saat ini belum ada pengumuman syarat masuk STMKG 2025, namun kamu bisa menjadikan syarat daftar STMKG 2024 sebagai persiapan.
Berikut syarat daftar STMKG yang perlu kamu ketahui:
1. Pria/Wanita, Warga Negara Indonesia
2. Sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna, dapat berkacamata dengan Lensa Spheris Maksimal Minus (-) 4 D, dan Lensa Silindris Maksimal Minus (-) 2 D dan bersedia untuk melakukan pengobatan LASIK (Laser-Assisted in Situ Keratomileusis) dengan biaya sendiri apabila diterima/lulus seleksi.
3. Umur tidak kurang dari 15 tahun dan tidak lebih dari 23 tahun pada tanggal 1 September 2024.
4. Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama pendidikan.
5. Bebas narkoba yang dibuktikan dengan tes kesehatan.
6. Tidak sedang menjalankan ikatan dinas dengan instansi lain.
7. Tinggi badan minimal 160 cm untuk pria dan 155 cm untuk wanita, dengan berat badan seimbang.
8. Bersedia bekerja di Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika sesuai ketentuan yang berlaku sejak dinyatakan lulus pendidikan, dan bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
9. Khusus untuk peserta afirmasi terdapat syarat tambahan sebagai berikut:
Memiliki akta kelahiran dan domisili sesuai identitas KTP/KK di Provinsi Papua, Papua Barat, Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi utara, Kalimantan Utara, Maluku, Maluku Utara atau Sulawesi Tenggara.
Telah menyelesaikan Sekolah Dasar (SD) atau yang sederajat, Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau yang sederajat, dan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau yang sederajat di Provinsi Papua, Papua Barat, Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, Kalimantan Utara, Maluku, Maluku Utara atau Sulawesi Tenggara.
Khusus bagi perserta Orang Asli Papua (OAP) mendapatkan rekomendasi dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) atau Aketua/Anggota dari Majelis Rakyat Papua atau Papua Barat.
Persyaratan akademik agar bisa mendaftar di STMKG antara lain:
1. Lulus/akan lulus Sekolah Menengah Atas (SMA)/Madrasah Aliyah (MA) / Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), atau yang sederajat untuk semua jurusan.
2. Bagi yang lulus pada tahun 2024 dan ijazahnya belum keluar, wajib menggunakan Surat Keterangan Lulus/Surat Keterangan Aktif di Kelas XII.***