Oyong Radar Merasa Kehilangan Edy Sumardi

photo author
Administrator, Riau Satu
- Kamis, 22 November 2018 | 11:32 WIB

PEKANBARU,RIAUSATU.COM-Pengusaha kuliner Bofet Radar Campiun, Sidi Oyong Radar, memang banyak mendapatkan inspirasi dari kegiatan-kegiatan Jumat Barokah Polresta Pekanbaru yang diinisiasi oleh AKBP Edy Sumardi Priadinata SIK.

Dengan pindahnya tugas dari Wakapolresta Pekanbaru menjadi Kabid Humas Polda Banten, Oyong Radar mengakui merasa kehilangan sosok Edy Sumardi.

Hal itu diungkapkan Oyong Radar kepada riausatu.com, Rabu malam (21/11/2018) di tempat usahanya.

"Awal saya mengenal sosok bang Edy dari pemberitaan-pemberitaan program Jumat Barokah Polresta Pekanbaru," akui Oyong.

Ketika ditanya kesan dan pesan terhadap Edy Sumardi, mulut Oyong pun seperti terkunci dan raut wajahnya pun sedih.

"Susah untuk diungkapkan dengan kata-kata," ucapnya.

Oyong bercerita, dalam kegiatannya di hari Jumat, ia melakukan sedekah. Setelah membaca berita-berita Jumat Barokah Polresta Pekanbaru, timbul inspirasi baginya untuk meningkatkan ibadah dari sisi menyantuni.

"Saya buat program di tempat usaha saya dengan menyantuni orang yang melaksanakan buka puasa Senin dan Kamis. Dan mengenai sosok bang Edy, patut dicontoh dari sisi beliau berbagi kepada kaum dhuafa," katanya.

Sidi Oyong berharap, dengan jabatan baru di Banten, Edy Sumardi bisa melaksanakan kembali program Jumat Barokah episode ke-II di Banten.(fat)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Administrator

Rekomendasi

Terkini

X