Ibu ini Ingin Jumpa Kapolresta Pekanbaru

photo author
Administrator, Riau Satu
- Minggu, 7 Oktober 2018 | 21:46 WIB

PEKANBARU,RIAUSATU.COM-Sosok Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto SIK SH MH ternyata dalam kegiatan tugasnya dinilai warga sangat baik dalam prestasi kinerjanya.

Salah satu warga yang menilai sosok Kombes Susanto adalah ibu Yuyun Winarsih.

Saat ditemui riausatu.com, Minggu malam (7/10/2018) di lokasi pesta rumah warga yang tidak jauh dari rumahnya, Yuyun Winarsih mengakui begitu terkagum dengan Kombes Susanto karena prestasi kinerjanya bagus.

Bagi Yuyun, sosok polisi seperti Kombes Susanto itu perlu dicontoh oleh polisi lainnya.

Yuyun yang tinggal di sebuah rumah kontrakan berdinding papan di jalan Gembolo RT 02 RW 04 Kelurahan Tangkerang Barat Kecamatan Marpoyan Damai ini diakuinya memang ingin sekali berjumpa dan lihat langsung sosok Polisi yang bermasyarakat seperti Kombes Susanto.

"Saya ingin jumpa pak kapolres, ingin sekali jumpa. Karena saya melihat sosok beliau di televisi, kerja beliau bagus dan berhasil dalam menangkap pelaku narkoba dan juga sukses program beliau, kegiatan-kegiatan sosialnya juga bagus untuk masyarakat yang mau peduli dan turun langsung ditengah-tengah masyarakat," ungkap Yuyun.

Ditemui di lokasi pesta itu, Yuyun mengakui bekerja sebagai cuci piring dan diberi upah.

Wanita kelahiran Ponorogo 1979 yang tepat di Hari Ulang Tahun Bhayangkara 1 Juli ini, kesehariannya bekerja membersihkan Masjid.

"Saya kerja di Masjid Nurul Haq sudah 1,5 tahun. Kerjanya hari Selasa dan Jumat pagi dengan honor Rp 200 ribu," ujarnya.

Sambungnya, selain bekerja membersihkan Masjid, juga bekerja di rumah tetangga dua tempat.

Ketertarikan Yuyun bekerja sebagai pembersih Masjid, diakuinya karena dirinya ingin bekerja sambil beribadah.

"Walau gaji saya kecil, tapi saya nyaman bekerja di Masjid. Karena Masjid itu rumah Allah SWT," ungkapnya.

Yuyun berharap, ada orang dermawan yang bersedia membantu biaya untuk anak-anaknya bersekolah.

"Anak saya yang besar tamat SD nantinya tahun ini, ingin saya sekolahkan di Islamic Center Pasir Pangaraian. Saya akan berusaha semampu saya, agar anak saya menjadi berguna dan bisa Hafiz Qur'an," terangnya.

Yuyun pun tak henti-hentinya berharap untuk bertemu langsung dengan Kapolresta Pekanbaru walau hanya sekali.

"Dua rumah tetangga itu saya dapat honor per bulan Rp 400 ribu. Kerjanya Sabtu dan Minggu. Sedangkan di tempat guru les anak saya, saya juga bekerja setiap pagi dari hari Senin hingga Jumat. Digaji juga saya Rp 200 ribu. Tapi gaji saya itu saya bayar langsung untuk mengajar anak saya les dua orang kelas 6 SD dan kelas 6 SD di rumah gurunya itu," kata Yuyun.

Yuyun yang hidup sendiri memiliki tanggungan 3 orang anak yang masih kecil dan bersekolah ini selalu berusaha sekuat tenaganya bekerja untuk menafkahi anak-anaknya.

"Saya pernah tidak makan karena beras dan sambal tidak ada. Tapi saya percaya, Allah SWT akan membantu saya. Dan ada saja tetangga mengantarkan ke rumah saya nasi dan sambal untuk makan kami. Karena saya percaya, Allah SWT itu tidak tidur. Apapun kesulitan saya, saya minta bantu kepada Allah SWT dengan shalat, berdoa dan berusaha. Kuncinya, kita harus percaya dengan Allah SWT," ucapnya.

Untuk diketahui, pada Jumat siang (5/10/2018), Yuyun sempat kaget atas kedatangan Wakapolresta beserta rombongan ke rumahnya membawa sembako.

"Saya baru tahu kalau ternyata ada polisi yang peduli dengan kami yang susah ini. Namanya Jumat Barokah. Dan saya kaget, kalau kegiatan Jumat Barokah Polresta Pekanbaru ini disebutkan bapak Wakapolresta Pekanbaru sudah berjalan 1,5 tahun," katanya.

Atas kunjungan Tim Jumat Barokah Polresta Pekanbaru ini, Yuyun mengakui juga kaget dapat rezeki uang dari bapak Kapolresta Pekanbaru.

"Saya ucapkan banyak terima kasih kepada bapak Kapolresta dan Wakapolresta Pekanbaru beserta Tim Jumat Barokah. Semoga pak Kapolres selalu diberi kesehatan oleh Allah SWT, diberi kesuksesan dan kebahagiaan seluruh keluarganya," katanya.(fat)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Administrator

Rekomendasi

Terkini

X