Melalui Bakti Sosial, PPNI Tingkatkan Pengabdian pada Masyarakat

photo author
Redaktur, Riau Satu
- Jumat, 3 Juni 2016 | 12:21 WIB

KAMPAR, RIAUSATU.COM-Setelah sukses melaksanakan kegiatan khitanan massal untuk anak-anak tiga desa di Tapung, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kampar melanjutkan kegiatan bakti sosial di Kecamatan Kuok.  Sebanyak 43 anak mengikuti khitanan massal tersebut.

Kegiatan dilaksanakan di Puskesmas Perawatan Kuok  yang dihadiri oleh Sekretaris PPNI Kampar Purnomo mewakili Ketua PPNI Sunardi DS Amk, Kamis (2/6). Tampak hadir tim PPNI Kampar sebanyak 15 orang dan didukung oleh 15 orang tim PPNI Komisariat Kuok.

Berdasarkan pantauan kamparkab.go.id, masyarakat sangat antusias mengantarkan anak-anak mereka mengikuti kegiatan khitanan massal, meskipun beberapa orang anak-anak ada yang menangis karena takut. Kepiawaian para perawat yang melakukan khitan, membuat kekhawatiran anak-anak menjadi berkurang.

Purnomo mengatakan bahwa kegiatan khitanan massal tidak akan berhenti di Kuok saja, karena ke depan, pihaknya akan melanjutkan kegiatan serupa di Kamparkiri, dan desa-desa terpencil di Kabupaten Kampar. ''Alhamdulillah, kegiatan di dua tempat yakni di Tapung dan Kuok ini berjalan lancar. Ke depan, kami berencana akan lanjut ke Kamparkiri serta daerah-daerah terpencil,’’ ucapnya, sebagaimana dilansir kamparkab.go.id.

Disebutkannya, PPNI sangat ingin meningkatkan pengabdian kepada masyarakat, sehingga keberadaan PPNI semakin berarti di tengah masyarakat. Meskipun selama ini para perawat selalu ada di setiap sentra pelayanan kesehatan, akan tetapi keberadaan perawat terkadang tidak sepenuhnya dipandang penting.

''Untuk itulah, PPNI ingin meningkatkan eksistensi diri dan memberikan pelayanan maksimal pada masyarakat. Semoga dengan bakti sosial ini, PPNI dapat lebih berperan lagi dalam peningkatan kesehatan masyarakat,’’ ungkapnya.

Sebelumnya, pada Rabu (1/6), Ketua PPNI Kampar Sunardi DS Amk yang juga Wakil Ketua DPRD Kampar mengatakan bahwa selama ini di banyak kegiatan khitanan massal, para perawat selalu terlibat, tetapi tetap berada di balik organisasi lain sebagai pelaksana. Namun saat  ini, PPNI sebagai organisasi perawat bertindak langsung untuk membantu masyarakat. ''Semoga perhatian pemerintah untuk peningkatan keahlian para perawat juga dapat ditingkatkan,’’ ujarnya. (dri)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaktur

Tags

Rekomendasi

Terkini

X