KAMPAR, RIAUSATU.COM-Bupati Kampar Jefry Noer menyatakan jika Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) jadi dipindahkan dari Kabupaten Rokan Hilir ke Kampar maka akan lebih menguntungkan bagi masyarakat Riau.
''Karena jaraknya hanya sekitar 15 kilometer dari Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II,'' kata Jefry kepada pers di Kampar, Rabu (5/8) siang, sebagaimana dilansir kamparkab.go.id.
Selain itu, demikian Jefry, Kampus IPDN di Kampar akan menjadi bukti adanya pemerataan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendidikan yang merata.
Menurut dia, kalau di Pekanbaru sudah terlalu banyak universitas dan kepadatan penduduknya terlalu tinggi sehingga akan juga menganggu kelancaran aktivitas IPDN nantinya.
Kalau di Kampar, katanya akan jauh menguntungkan karena tersedia lahan yang luas dan tingkat kemacetan yang rendah. Termasuk di bangunan bekas Kantor Bupati Kampar di Bangkinang yang akan dijadikan sebagai lokasi Kampus IPDN sementara.
Jefry sebelumnya sempat menyatakan, Pemerintah Kabupaten Kampar menyatakan siap untuk memberikan dukungan pendanaan bahkan lahan berkaitan dengan pemindahaan Kampus IPDN dari Kabupaten Rokan Hilir ke wilayah yang berdampingan dengan Ibu Kota Riau, Pekanbaru itu.
''Pemda Kampar pada intinya sangat serius dan senantiasa siap dalam segi apapun termasuk pendanaanya. Bahkan kami telah menyiapkan lahan yang strategis,'' kata Bupati Jefry.
Pernyataan Jefry adalah tanggapan serius atas banyaknya dukungan dari berbagai pihak baik legislator maupun pemerintah pusat yang menginginkan agar Kampus IPDN dipindahkan ke wilayah strategis, Kampar.
Sebelumnya pihak IPDN Jatinangor dan IPDN Jakarta juga telah meninjau lokasi pemindahan kampus sementara di Kabupaten Kampar yang berbatasan dengan Kota Pekanbaru. (dri)